Namanya Dicatut Yusril Tegas Bantah Pernah Nyatakan Status Keaslian Ijazah Jokowi

AKURAT BANTEN - Polemik lama mengenai ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali mencuat ke permukaan.
Kali ini, isu tersebut menyeret nama Yusril Ihza Mahendra setelah beredar klaim yang menyebut dirinya pernah memberikan pernyataan terkait keabsahan ijazah tersebut secara hukum.
Menanggapi hal itu, Yusril dengan tegas membantah informasi yang beredar luas di media sosial.
Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyebut ijazah Presiden Jokowi sah atau tidak sah dari sudut pandang hukum.
Baca Juga: Sindiran Pedas Kubu Roy Suryo, Ijazah Jokowi Disorot, 'Kalau Asli Tak Perlu Pengacara'
Menurutnya, narasi yang mencatut namanya tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.
Yusril menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki otoritas untuk menilai dokumen pribadi seseorang, termasuk ijazah milik seorang kepala negara.
Ia menilai bahwa penilaian semacam itu bukan ranahnya sebagai ahli hukum tata negara, melainkan menjadi kewenangan lembaga yang berkompeten dan berkepentingan langsung.
Ia juga menyoroti maraknya penyebaran informasi yang tidak diverifikasi dengan baik di era digital.
Baca Juga: Makin Panas Kubu Roy Suryo Desak Polisi Tutup Kasus Ijazah Jokowi Lewat SP3
Menurut Yusril, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima informasi, apalagi jika berkaitan dengan tokoh publik dan isu sensitif.
Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memicu kesalahpahaman yang meluas.
Sebelumnya, beredar unggahan di berbagai platform digital yang mengklaim bahwa Yusril telah memberikan legitimasi hukum terhadap ijazah Jokowi.
Unggahan tersebut kemudian menyebar dengan cepat dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Baca Juga: Roy Suryo Seret Isu Mobil Esemka Saat Bahas Ijazah Jokowi, Publik Heboh
Namun, Yusril memastikan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.
Isu mengenai ijazah Presiden Jokowi sendiri memang bukan hal baru.
Dalam beberapa tahun terakhir, topik ini kerap muncul dan menjadi bahan perdebatan di ruang publik.
Meski demikian, sejumlah pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, telah memberikan klarifikasi mengenai keaslian dokumen tersebut.
Baca Juga: Heboh! Roy Suryo Bongkar Temuan Fatal di Ijazah Jokowi: Bukan 'Gadjah Mada', Tapi 'Gadhaj Adam'?
Dalam konteks ini, Yusril menilai pentingnya membedakan antara opini pribadi dan fakta yang telah diverifikasi.
Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan yang dikaitkan dengan dirinya harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang hukum, Yusril dikenal luas pernah menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan.
Pandangannya kerap menjadi rujukan dalam isu-isu konstitusi dan hukum negara.
Baca Juga: Heboh! Roy Suryo Bongkar Temuan Fatal di Ijazah Jokowi: Bukan 'Gadjah Mada', Tapi 'Gadhaj Adam'?
Oleh karena itu, ia menyayangkan jika namanya digunakan dalam informasi yang tidak benar.
Klarifikasi yang disampaikan Yusril diharapkan dapat meluruskan kesimpangsiuran yang terjadi di masyarakat.
Ia juga mengajak publik untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama di tengah derasnya arus berita yang beredar di media sosial.
Hingga kini, isu terkait ijazah Jokowi masih menjadi perhatian sebagian kalangan.
Baca Juga: Berkas Kasus Ijazah Jokowi Kembali Dikirim, Kuasa Hukum Sebut Belum Diterima Kejati
Namun, pernyataan Yusril ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam memberikan penilaian hukum terkait hal tersebut, sekaligus membantah klaim yang telah beredar luas.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








