Gedung KPK Heboh! Pegawai Bea Cukai Nekat Lari Maraton Hindari Wartawan, Ada Apa?

AKURAT BANTEN– Suasana di teras Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang biasanya formal mendadak riuh, Sabtu (9/5/2026).
Seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang baru saja merampungkan pemeriksaan, justru melakukan aksi yang mengundang tanda tanya besar: ia lari maraton menghindari kepungan awak media.
Aksi "langkah seribu" ini memicu spekulasi panas. Mengapa seorang pejabat publik harus tunggang-langgang jika tidak ada yang disembunyikan?
Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Chelsea: Duel Panas Penentu Tiket Liga Champions
Drama Kejar-kejaran di Kuningan
Begitu menuruni tangga keluar, oknum tersebut langsung mempercepat langkah.
Upaya wartawan untuk mengonfirmasi materi pemeriksaan dibalas dengan bungkam seribu bahasa.
Ketegangan memuncak saat ia mulai berlari kecil hingga kencang menuju gerbang keluar, memaksa sejumlah fotografer dan reporter ikut mengejar untuk mendapatkan pernyataan.
Sikap reaktif ini dinilai sangat tidak biasa, mengingat saksi-saksi kasus korupsi umumnya memilih berjalan tenang meski menolak berkomentar.
Baca Juga: Dinkes Yogyakarta Ungkap Fakta Kasus Hantavirus di Indonesia, Beri Penjelasan Ini
KPK Endus Aliran Dana Haram
Bukan tanpa alasan KPK memanggil yang bersangkutan.
Pihak lembaga antirasuah menyebut bahwa pemeriksaan ini berkaitan dengan posisi strategisnya yang diduga disalahgunakan untuk keuntungan pribadi.
Kami mengonfirmasi bahwa pemeriksaan ini terkait dengan pendalaman bukti-bukti awal. Ada dugaan kuat pegawai yang bersangkutan menerima sejumlah uang yang berkaitan dengan jabatannya. Sikap menghindari media adalah hak pribadi, namun proses hukum tetap berjalan berdasarkan fakta-fakta yang kami temukan. — Juru Bicara KPK
Baca Juga: Dulu Lawan Orba, Kini UGM Dituding Bonjowi Malah Lindungi Rezim Jokowi, Ada Apa?
Titik Nadir Integritas?
Dugaan penerimaan uang ini kembali mencoreng citra Bea Cukai di mata publik.
Jika terbukti, kasus ini akan menjadi babak baru dalam upaya bersih-bersih di instansi yang mengelola arus ekspor-impor negara tersebut.
KPK menegaskan telah mengantongi sejumlah transaksi mencurigakan yang diduga mengalir ke kantong pribadi sang oknum sebagai "pelicin" urusan kepabeanan. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







