Banten

Penyakit Nadiem Makarim Fistula Perianal,Ternyata Ini Bahaya Fistula Perianal yang Diderita Terfitnah Koruptor Chromebook Itu

Aullia Rachma Puteri | 15 Mei 2026, 11:27 WIB
Penyakit Nadiem Makarim Fistula Perianal,Ternyata Ini Bahaya Fistula Perianal yang Diderita Terfitnah Koruptor Chromebook Itu
bahaya penyakit nadiem makarim

AKURAT BANTEN - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, kembali menjadi perhatian publik.

Bukan hanya karena proses hukum yang sedang dihadapinya, tetapi juga kondisi kesehatannya yang disebut masih memerlukan penanganan intensif.

Nadiem dikabarkan baru saja menjalani operasi untuk kelima kalinya akibat penyakit fistula perianal.

Kabar tersebut terungkap melalui unggahan sang istri, Franka Franklin, di media sosial.

Baca Juga: Kasus Nadiem Makarim Mendunia, Media Asing Cium Ada Penyalahgunaan Wewenang Kekuasaan

Dalam unggahan itu, Franka memperlihatkan kondisi Nadiem yang tengah menjalani pemulihan setelah tindakan medis.

Operasi tersebut dilakukan di tengah jadwal persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret nama Nadiem.

Situasi ini membuat publik menyoroti kondisi kesehatan mantan bos Gojek tersebut.

Fistula perianal sendiri merupakan gangguan kesehatan yang terjadi pada area sekitar anus.

Baca Juga: Nadiem Makarim Jalani Operasi ke 5 di Tengah Sidang Kasus Chromebook, Unggahan Sang Istri Banjir Simpati

Penyakit ini muncul ketika terbentuk saluran abnormal yang menghubungkan bagian dalam anus dengan permukaan kulit di sekitarnya.

Umumnya, kondisi ini berawal dari infeksi pada kelenjar anus yang kemudian berkembang menjadi abses atau kantung berisi nanah.

Jika infeksi tidak sembuh total, saluran kecil dapat terbentuk dan menimbulkan fistula.

Penderita fistula perianal biasanya mengalami rasa nyeri yang cukup mengganggu, terutama saat duduk atau buang air besar.

Baca Juga: Kontras Pengadilan: Dituntut Hukuman Melebihi Kasus Pembunuhan, Nadiem Makarim Justru Dipeluk Erat Pasukan Ojol

Selain itu, gejala lain yang sering muncul adalah pembengkakan di sekitar anus, keluarnya cairan atau nanah berbau tidak sedap, hingga perdarahan ringan.

Pada beberapa kasus, penyakit ini juga dapat menyebabkan infeksi berulang sehingga pasien harus menjalani operasi lebih dari satu kali.

Tindakan operasi dilakukan untuk membersihkan infeksi sekaligus menutup saluran fistula agar tidak kembali terbentuk.

Kondisi yang dialami Nadiem membuat istilah fistula perianal ramai dibicarakan di media sosial.

Baca Juga: Tuntutan 18 Tahun Nadiem Jadi Sorotan, Jerome Polin Khawatir Orang Kompeten Takut Masuk Pemerintahan

Banyak masyarakat yang mulai mencari tahu mengenai penyakit tersebut, termasuk penyebab dan metode penanganannya.

Meski tergolong bukan penyakit mematikan, fistula perianal dapat sangat mengganggu kualitas hidup jika tidak segera ditangani.

Karena itu, dokter biasanya menyarankan pemeriksaan sejak dini apabila muncul keluhan nyeri atau benjolan di area anus.

Saat ini, Nadiem disebut masih menjalani pemulihan pascaoperasi sambil tetap mengikuti proses hukum yang berjalan.

Baca Juga: Tangis Istri Nadiem Pecah, Suaminya Jalani Operasi Kelima Setelah Dituntut 18 Tahun

Dukungan dan doa dari masyarakat pun terus mengalir untuk kesembuhannya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.