Viral Pertalite Dibatasi Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Hanya Bisa Memastikan, Kenapa?

AKURAT BANTEN - Kabar mengenai pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026 mendadak ramai diperbincangkan publik.
Informasi tersebut beredar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama pemilik kendaraan roda empat.
Dalam unggahan yang viral, disebutkan beberapa mobil dengan kapasitas mesin tertentu tidak lagi diperbolehkan mengisi Pertalite di SPBU.
Bahkan, daftar merek kendaraan juga ikut tersebar dan menjadi bahan diskusi netizen.
Baca Juga: Subsidi BBM Indonesia Terancam Jebol, Ekonom Peringatkan Risiko Krisis Fiskal 2026
Menanggapi isu tersebut, PT Pertamina Patra Niaga langsung memberikan klarifikasi resmi.
Perusahaan memastikan informasi yang beredar bukan berasal dari kebijakan pemerintah maupun Pertamina.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada aturan baru terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.
Menurutnya, penyaluran Pertalite masih berlangsung normal seperti biasa di seluruh SPBU Pertamina.
Baca Juga: Harga BBM April 2026 Dievaluasi, Pertamina Ubah Skema Diam-Diam? Ini Rinciannya
“Kami memastikan informasi tersebut tidak benar,” ujar Roberth dalam keterangannya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.
Pertamina meminta publik selalu mengecek kebenaran berita melalui kanal resmi perusahaan maupun pemerintah.
Viralnya isu tersebut membuat banyak masyarakat khawatir akan adanya perubahan aturan pembelian BBM subsidi.
Baca Juga: BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Benarkah Tak Goyang Inflasi? Ini Penjelasannya
Sebab, wacana pembatasan Pertalite memang beberapa kali muncul dalam pembahasan pemerintah terkait penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran.
Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai larangan pembelian Pertalite untuk kendaraan tertentu.
Pertamina menjelaskan bahwa program Subsidi Tepat yang saat ini berjalan tidak berkaitan dengan daftar kendaraan yang ramai beredar di media sosial.
Program itu hanya bertujuan memperbaiki sistem pendataan penerima BBM subsidi.
Baca Juga: Terapkan WFH, Anggaran BBM dan Perjalanan Dinas Pemkot Tangerang Capai Rp178,45 Miliar
Di media sosial, kabar pembatasan Pertalite tersebut sempat menjadi trending topik.
Banyak pengguna internet mempertanyakan kebenaran informasi itu dan mengaku khawatir jika aturan baru benar-benar diterapkan.
Setelah adanya klarifikasi resmi dari Pertamina, sebagian netizen mulai menyadari bahwa informasi tersebut hanyalah hoaks.
Pertamina juga memastikan stok dan distribusi Pertalite tetap aman serta tidak ada perubahan mekanisme pembelian di SPBU.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Berlakukan WFH ASN Setiap Jumat, Tekan BBM dan Jaga Layanan Publik
Masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan maupun kesalahpahaman di tengah publik.
Untuk mendapatkan informasi valid terkait BBM subsidi, masyarakat disarankan mengakses situs resmi Pertamina atau menghubungi layanan Pertamina Call Center 135.
Dengan adanya penjelasan ini, publik diharapkan tidak lagi termakan isu pembatasan Pertalite yang belakangan ramai beredar di berbagai platform digital.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 5Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 8Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 9Mourinho Blak-blakan soal Vinicius: “Kalau Saya Jadi Dia, Saya Sudah Pergi dari Real Madrid!”
- 10Bruno Fernandes Jadi Beban MU? Legenda Setan Merah Minta Carrick Berani Cadangkan Sang Kapten









