Harga BBM Pertamina Minggu 19 Oktober 2025 Pertalite Tetap, Pertamax dan Diesel Bisa Bikin Dompet Tercengang

AKURAT BANTEN – Warga provinsi Banten perlu mencermati laporan terbaru soal harga bahan bakar minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) per 19 Oktober 2025.
Meskipun harga BBM subsidi seperti Pertalite masih stabil, kenaikan atau perubahan pada kategori nonsubsidi menciptakan dampak yang mulai terasa di berbagai sektor.
Berdasarkan data publik, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite di wilayah Jawa-Bali termasuk Banten masih berada di angka Rp10.000 per liter.
Stabilitas ini tentu jadi kabar baik bagi pengguna kendaraan sehari-hari dan sektor transportasi massal.
Baca Juga: Pertamax Naik Lagi, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Non Subsidi Pertamina per 1 Juli 2025
Sementara itu, untuk jenis BBM nonsubsidi, beberapa perubahan telah terjadi:
- Pertamax: Di Jakarta dan sekitarnya tetap Rp12.200/liter pada 19 September 2025.
- Pertamax Turbo: Sekitar Rp13.100/liter di Jabodetabek.
- Pertamina Dex dan Dexlite: Turun sedikit pada September 2025, menjadi masing-masing Rp13.850 dan Rp13.600/liter di wilayah Jawa.
Baca Juga: Harga BBM Masih Stabil Meski Iran dan Israel Memanas: Prasasti Center Ingatkan Potensi Risiko Fiskal
Meski belum ada angka spesifik untuk 19 Oktober di Banten, pola nasional menunjukkan bahwa jenis nonsubsidi bisa mengalami penyesuaian naik atau turun tergantung kondisi minyak global dan nilai tukar rupiah.
Meskipun harga Pertalite yang digunakan banyak pengguna tetap stabil di Rp 10.000 per liter, perubahan pada kategori nonsubsidi seperti Pertamax, Turbo, Dexlite, dan Dex tetap wajib diwaspadai, terutama bagi masyarakat Banten yang bergantung pada kendaraan pribadi dan angkutan.
Dengan memahami data dan dampaknya, pengguna bisa lebih siap dan jangan terkejut jika di bulan mendatang muncul penyesuaian baru.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







