Banten

Diduga Prabowo Ikut Nikmati Dana Program MBG, BGN Bongkar Fakta Sebenarnya

Aullia Rachma Puteri | 15 Juni 2026, 12:17 WIB
Diduga Prabowo Ikut Nikmati Dana Program MBG, BGN Bongkar Fakta Sebenarnya
prabowo korupsi mbg juga?

AKURAT BANTEN – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya narasi yang menuding Presiden Prabowo Subianto memperoleh keuntungan dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi tersebut cepat menyebar dan memicu beragam respons dari masyarakat.

Menanggapi isu yang viral itu, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memberikan klarifikasi.

Lembaga tersebut menegaskan bahwa kabar yang mengaitkan Prabowo dengan keuntungan finansial dari program MBG tidak memiliki dasar yang jelas dan merupakan informasi yang tidak benar.

Baca Juga: Istana Respon Desakan Mahasiswa untuk Stop MBG Usai Ramai Keluhan, Qodari: 'Hanya Orang Mati yang Tidak Punya Masalah'

BGN menjelaskan bahwa narasi yang beredar mencatut nama pejabat lembaga tersebut dan menampilkan seolah-olah ada pernyataan resmi mengenai aliran keuntungan dari program MBG kepada Presiden.

Namun, pihak BGN memastikan tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang beredar di berbagai platform digital.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan komentar ataupun pernyataan yang menyebut adanya keuntungan pribadi yang diterima Presiden dari program tersebut.

Ia menyebut informasi yang tersebar sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Baca Juga: Tersangka Baru Korupsi MBG Terungkap, Diduga Punya Akses Khusus ke Sistem Verifikasi

Menurut BGN, penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap program pemerintah yang sedang berjalan.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah mempercayai informasi yang berasal dari sumber tidak resmi atau tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Lembaga tersebut juga mengingatkan bahwa seluruh informasi terkait Program Makan Bergizi Gratis disampaikan melalui kanal resmi pemerintah.

Setiap perkembangan, kebijakan, maupun penjelasan mengenai program dapat diakses melalui situs resmi dan akun media sosial yang telah terverifikasi.

Baca Juga: Pasca Dugaan Korupsi di BGN, Aktivis Kota Tangerang Tuntut Pembenahan Total Program MBG

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.

Program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

BGN menilai maraknya hoaks terkait program pemerintah menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah masyarakat.

Kemudahan penyebaran informasi melalui media sosial sering kali dimanfaatkan untuk menyebarkan narasi yang belum tentu benar, sehingga masyarakat perlu lebih kritis sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

Baca Juga: Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya

Selain itu, BGN menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan berada dalam pengawasan pemerintah.

Karena itu, tudingan mengenai adanya keuntungan pribadi yang diperoleh pihak tertentu dari program tersebut dinilai tidak berdasar.

Pemerintah berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memerangi penyebaran hoaks dengan selalu melakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai sebuah informasi.

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas ruang publik dan mencegah munculnya kesimpangsiuran informasi.

Baca Juga: Viral Dugaan Manipulasi Harga Pengadaan MBG di Kota Serang, Vendor Roti Mengaku Diminta Turunkan Kualitas Produk

Hingga saat ini, tidak terdapat bukti yang mendukung klaim bahwa Presiden Prabowo memperoleh keuntungan pribadi dari Program Makan Bergizi Gratis.

BGN pun memastikan fokus utama program tetap pada peningkatan gizi masyarakat dan pencapaian target pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.