Banten

Prabowo Kaget Jumlah BUMN Tembus Ribuan, 800 Perusahaan Terancam Ditutup demi Hemat Triliunan

Aullia Rachma Puteri | 24 Juni 2026, 05:52 WIB
Prabowo Kaget Jumlah BUMN Tembus Ribuan, 800 Perusahaan Terancam Ditutup demi Hemat Triliunan
ratusan perusahaan bumn ditutup prabowo

AKURAT BANTEN – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah untuk melakukan penataan besar-besaran terhadap badan usaha milik negara (BUMN).

Salah satu langkah yang disiapkan adalah menghentikan operasional ratusan perusahaan negara yang dinilai tidak lagi efektif dan terus membebani keuangan negara.

Dalam keterangannya, Prabowo mengaku terkejut setelah mengetahui jumlah perusahaan yang berada di bawah naungan BUMN mencapai lebih dari seribu entitas.

Menurutnya, tidak semua perusahaan tersebut berada dalam kondisi sehat dan mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi negara.

Baca Juga: Dony Oskaria Pastikan Karyawan PT INTI Tetap Aman di Tengah Proses Penataan BUMN

Karena itu, pemerintah mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan yang selama ini mengalami kerugian berkepanjangan.

Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan perusahaan mana yang masih layak dipertahankan dan mana yang perlu dihentikan operasionalnya.

Prabowo menyebut langkah penataan ini bukan sekadar mengurangi jumlah perusahaan negara, melainkan bagian dari upaya menciptakan tata kelola yang lebih efisien.

Ia menilai negara tidak boleh terus mengeluarkan biaya untuk mempertahankan perusahaan yang tidak produktif dan tidak memiliki prospek yang jelas.

Baca Juga: Tangis Haru Kakek Mujiran Bebas, Intervensi Tegas Kepala BP BUMN Runtuhkan Kekakuan Hukum!

Menurutnya, selama ini banyak perusahaan yang tetap berjalan meskipun terus mengalami kerugian.

Kondisi tersebut membuat negara harus menanggung berbagai beban operasional, mulai dari biaya administrasi hingga pengeluaran untuk jajaran manajemen perusahaan.

Pemerintah bahkan telah lebih dahulu menutup ratusan perusahaan yang dianggap tidak lagi memberikan manfaat ekonomi.

Kebijakan tersebut disebut menghasilkan penghematan yang cukup besar karena berbagai biaya yang sebelumnya harus ditanggung negara dapat dihentikan.

Baca Juga: Tuntutan Berat Prajurit TNI dalam Kasus Pembunuhan Kepala Bank BUMN Gegerkan Publik

Ke depan, jumlah perusahaan yang akan ditutup diperkirakan bisa mencapai sekitar 800 entitas.

Pemerintah meyakini langkah tersebut dapat mengurangi pemborosan anggaran dalam jumlah yang sangat signifikan.

Prabowo menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran negara harus dimanfaatkan secara efektif.

Oleh sebab itu, perusahaan yang tidak memiliki kinerja baik dan terus bergantung pada dukungan keuangan negara perlu dievaluasi secara serius.

Baca Juga: Danantara Bersiap Buka Peluang Investor Usai 100 Hotel BUMN Dikonsolidasikan

Selain menutup perusahaan yang merugi, pemerintah juga berupaya memperkuat BUMN yang masih memiliki potensi berkembang.

Fokusnya adalah meningkatkan produktivitas, memperbaiki tata kelola, serta memastikan perusahaan negara mampu memberikan keuntungan dan pelayanan yang lebih baik.

Langkah restrukturisasi ini juga diharapkan dapat mendorong BUMN menjadi lebih kompetitif dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Dengan jumlah perusahaan yang lebih ramping, pengawasan dan pengelolaan dinilai akan menjadi lebih efektif.

Baca Juga: Danantara Bersiap Buka Peluang Investor Usai 100 Hotel BUMN Dikonsolidasikan

Meski demikian, pemerintah memastikan setiap keputusan akan dilakukan melalui proses kajian yang matang.

Aspek tenaga kerja, pelayanan publik, hingga dampak ekonomi akan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

Prabowo menilai reformasi BUMN merupakan salah satu kunci untuk menciptakan pengelolaan aset negara yang lebih sehat.

Dengan mengurangi beban perusahaan yang tidak produktif, anggaran yang sebelumnya terserap dapat dialihkan ke sektor yang lebih strategis dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: ‘Nggak Tahu Malu Dan Ndableg!’ – Amarah Prabowo Meledak, Ultimatum Bos BUMN Rugi yang Masih Minta Bonus

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, pemerintah optimistis penghematan yang diperoleh bisa mencapai nilai triliunan rupiah sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional dalam jangka panjang.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.