Gelombang PHK Mengintai, Said Iqbal Pilih Turun Langsung Selamatkan Pekerja dan Industri

AKURAT BANTEN – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan upaya menghadapi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak cukup hanya dilakukan melalui rapat atau diskusi.
Menurutnya, diperlukan langkah konkret dengan mendatangi langsung perusahaan yang menghadapi tekanan ekonomi.
Said Iqbal menjelaskan dirinya bersama tim melakukan kunjungan ke sejumlah kawasan industri untuk berdialog dengan manajemen perusahaan, serikat pekerja, dan pihak terkait.
Langkah tersebut bertujuan mencari solusi agar perusahaan tetap beroperasi tanpa harus melakukan PHK dalam jumlah besar.
Baca Juga: Lazada PHK 5 Persen Karyawan di Asia Tenggara, Ada Apa dengan Raksasa E-Commerce Ini?
Ia menilai komunikasi secara langsung lebih efektif karena berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan dapat dibahas bersama sejak awal.
Dengan demikian, peluang menemukan jalan keluar dinilai lebih besar dibandingkan hanya menunggu kondisi memburuk.
Dalam kunjungannya, Said Iqbal mengungkapkan terdapat perusahaan yang sebelumnya berencana memindahkan sebagian besar lini produksinya ke luar negeri.
Setelah dilakukan pembahasan, rencana tersebut disebut mengalami perubahan sehingga aktivitas produksi di Indonesia tetap dapat dipertahankan dalam skala yang lebih besar.
Baca Juga: Ribuan Buruh Terancam PHK, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Dikabarkan Pindah Produksi ke Vietnam
Menurutnya, hasil tersebut menjadi salah satu contoh bahwa dialog antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dapat memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan lapangan kerja.
Selain mengupayakan pencegahan relokasi pabrik, Said Iqbal juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap hak-hak pekerja apabila PHK memang tidak dapat dihindari.
Ia menegaskan perusahaan tetap wajib memenuhi ketentuan yang berlaku terkait hak karyawan.
Di sisi lain, pemerintah juga dinilai telah mengambil sejumlah langkah untuk membantu sektor industri bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Baca Juga: Guru Ungkap Dampak MBG di Sidang MK: PHK hingga Guru Ragu Lanjut Mengajar
Salah satunya melalui kebijakan yang bertujuan menekan biaya produksi agar daya saing perusahaan tetap terjaga.
Menurut Said Iqbal, efisiensi biaya menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Apabila perusahaan mampu mengurangi beban operasional, kemungkinan melakukan pengurangan tenaga kerja juga dapat ditekan.
Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan organisasi pekerja mampu menjadi solusi menghadapi tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Demo Turun ke Jalan Bawa Tuntutan 11+9, Soroti BBM hingga PHK Massal
Karena itu, komunikasi dan negosiasi akan terus dilakukan agar stabilitas dunia kerja tetap terjaga.
Ancaman PHK masih menjadi perhatian di berbagai sektor manufaktur.
Namun, Said Iqbal berharap langkah-langkah preventif yang saat ini ditempuh dapat meminimalkan dampaknya sehingga lebih banyak pekerja tetap memiliki kesempatan untuk mempertahankan mata pencaharian mereka.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 95 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026
- 10Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana




