Banten

Ruteng Diguncang Gempa Susulan Berkali-kali, Getaran M5,0 Terjadi Tengah Malam

Aullia Rachma Puteri | 17 Agustus 2026, 03:17 WIB
Ruteng Diguncang Gempa Susulan Berkali-kali, Getaran M5,0 Terjadi Tengah Malam
GEMPA SUSULAN NTT

AKURAT BANTEN – Warga di sekitar Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali merasakan sejumlah getaran gempa pada dini hari.

Aktivitas seismik tersebut terjadi setelah wilayah Flores sebelumnya diguncang gempa kuat.

Salah satu gempa yang paling besar dalam rangkaian tersebut tercatat memiliki magnitudo 5,0.

Guncangan terjadi sekitar pukul 01.26 WITA atau 00.26 WIB, dengan pusat gempa berada di laut sekitar 75 kilometer timur laut Ruteng.

Baca Juga: Gempa Jepang M 7,1 Guncang Kumamoto, 50 Korban Terluka, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami ke Indonesia

Berdasarkan informasi kebencanaan, gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer.

Tidak ada potensi tsunami yang ditimbulkan dari gempa tersebut.

Gempa M5,0 bukan satu-satunya getaran yang tercatat pada malam tersebut.

Beberapa gempa lain muncul hanya dalam hitungan menit.

Baca Juga: Gempa Jepang M 7,1 Guncang Kumamoto, 50 Korban Terluka, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami ke Indonesia

Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik di wilayah Flores masih berlangsung setelah gempa utama sebelumnya.

Tidak lama setelah gempa M5,0, getaran berkekuatan M3,9 kembali tercatat.

Selang beberapa menit, gempa dengan magnitudo 4,0 juga terjadi.

Rangkaian berikutnya mencakup gempa berkekuatan M3,2 dan M4,5.

Baca Juga: Gempa M6,7 Guncang Palu dan Sigi, 90 Kali Gempa Susulan Terjadi, Badan Geologi Ungkap Penyebabnya

Pada dini hari, gempa kembali tercatat dengan kekuatan M4,1.

Jarak waktu yang relatif berdekatan membuat masyarakat di sekitar wilayah terdampak perlu tetap berhati-hati.

Aktivitas gempa tersebut berkaitan dengan rangkaian gempa yang terjadi di Flores setelah gempa utama pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa utama tersebut kemudian diperbarui parameternya menjadi magnitudo 7,7.

Baca Juga: GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya

Pusat gempa berada di wilayah laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Gempa besar tersebut sempat membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Namun, peringatan kemudian dinyatakan berakhir setelah pemantauan kondisi laut dilakukan dan tidak ditemukan ancaman tsunami lanjutan.

Setelah gempa utama berakhir, sejumlah gempa susulan terjadi di berbagai wilayah Flores.

Baca Juga: Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Hokkaido Pagi Hari, Warga Diminta Tetap Waspada

Aktivitas tersebut berlangsung dalam jumlah cukup banyak dengan kekuatan yang berbeda-beda.

Fenomena gempa susulan merupakan hal yang dapat terjadi setelah gempa utama.

Pelepasan energi di dalam kerak bumi dapat memicu getaran berikutnya dengan kekuatan yang bervariasi.

Karena itu, masyarakat tidak dianjurkan menganggap bahwa kondisi sudah sepenuhnya aman hanya karena gempa utama telah berlalu.

Baca Juga: Gempa M 7,4 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Indonesia Aman dari Ancaman Tsunami

Masyarakat di daerah yang merasakan gempa diimbau tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

Kepanikan justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan ketika masyarakat berusaha menyelamatkan diri.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi bangunan.

Rumah atau fasilitas umum yang mengalami keretakan maupun kerusakan setelah gempa sebaiknya tidak langsung digunakan sebelum dinyatakan aman.

Baca Juga: Gempar! Trump Hari ini Hardik Israel: 'DILARANG Serang Lebanon, Cukup Sudah!'

Warga juga perlu menghindari bangunan yang terlihat mengalami kerusakan struktural.

Apabila terjadi gempa susulan, bangunan yang sebelumnya telah melemah berpotensi mengalami kerusakan lebih parah.

Selain itu, masyarakat disarankan memastikan jalur evakuasi tetap terbuka.

Barang-barang yang mudah jatuh juga sebaiknya diamankan untuk mengurangi risiko cedera.

Baca Juga: Gempa Besar Guncang Bitung, Tsunami Sempat Terjadi Gedung KONI Rusak Parah

Informasi mengenai perkembangan gempa hendaknya diperoleh dari lembaga resmi.

Masyarakat perlu berhati-hati terhadap pesan berantai atau unggahan media sosial yang menyebutkan prediksi gempa maupun tsunami tanpa dasar yang jelas.

Rangkaian gempa di Flores membuat aktivitas seismik kawasan tersebut terus menjadi perhatian.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan gempa susulan dan potensi dampak yang mungkin muncul.

Baca Juga: Madiun Gempar! Wali Kota Maidi Terjaring OTT KPK, Dugaan 'Setoran' Proyek dan Dana CSR Terbongkar

Meski gempa M5,0 tidak memicu tsunami, kewaspadaan tetap diperlukan.

Kondisi pascagempa dapat berubah dan masyarakat perlu mengikuti informasi terbaru dari otoritas kebencanaan.

Bagi warga yang berada di wilayah terdampak, keselamatan harus menjadi prioritas.

Jika bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan, masyarakat sebaiknya mencari lokasi yang lebih aman hingga ada kepastian mengenai kondisi bangunan.

Baca Juga: Dini Hari Warga Sumur Pandeglang Dikejutkan Gempa, BMKG Pastikan Aman

Rentetan gempa di Ruteng menjadi pengingat bahwa wilayah NTT merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas kegempaan cukup tinggi.

Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko ketika bencana kembali terjadi.

Dengan tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan mengetahui langkah evakuasi, masyarakat dapat menghadapi kemungkinan gempa susulan dengan lebih siap.

Untuk sementara, aktivitas gempa di sekitar Flores masih terus dipantau.

Baca Juga: 7 Drama Korea Terbaru yang Siap Menggemparkan September 2025: Wajib Masuk Daftar Tontonanmu!

Warga di Ruteng dan wilayah sekitarnya diharapkan tidak panik, tetapi tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya getaran berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.