Ketua PII Banten Sebut, Indonesia Butuh Banyak Insinyur

AKURAT BANTEN - Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Banten periode 2023-2026 resmi dilantik. Kegiatan khidmat itu dilaksanakan disalah satu hotel di kota Serang.
Ketua PII Provinsi Banten Ediyanto Arief, mengatakan saat ini Indonesia masih membutuhkan tambahan insinyur. Sebab untuk membangun negara yang maju harus memiliki jumlah insinyur yang banyak.
"Karena saat ini jumlah Insinyur di Indonesia masih sangat Kurang, karena kita tahu negara yang maju itu karena jumlah Insinyurnya banyak," kata Ediyanto Arif usai kegiatan pelantikan pengurus PII Banten.
Arif mengatakan, dari 1 juta penduduk di Indonesia hanya ada 2500 insinyur tentu jumalah tersebut masih sangat jauh dibandingkan dengan negara Jerman dan Korea.
"Yang pertama itu Jerman dalam 1 juta penduduknya mempunya 70 ribu insinyur, yang kedua Korea dari 1 juta penduduknya mempunya 25 ribu insinyur, sementara kita dari satu juta penduduk hanya 2500 insinyur," katanya.
Oleh karena itu, Arif berharap jumalah insinyur di Indonesia akan meningkat, terutama jumlah insinyur di Banten.
"Kita akan meningkatkan jumlah insinyur. Di Banten itu insinyur ada 2500, masih sangat jauh," imbuhnya
Ia mengungkapkan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Banten akan mendirikan Insinyur daerah Pandeglang dan Lebak.
"PII Banten punya tugas terdekat ini akan mendirikan PII Pandeglang dan Lebak, itu tugas pertama yang kita kerjakan," jelasnya
Asda II Pemprov Banten M Yusuf, mengatakan, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) merupakan organisasi profesi yang menjadi pendorong dan pengawal terbitnya Undang-undang No.11 Tahun 2014 tentang Keinsiyuran. Undang-undang ini merupakan tonggak sejarah penting dalam kehidupan masyarakat profesi keinsinyuran di Indonesia.
"Semoga dengan dilantiknya para pengurus dapat memberikan manfaat melalui hasil kerja ke insinyuran karena banyak cabang keilmuannya," katanya dalam sambutan.
Ia mengatakan, bahwa Provinsi Banten sesuai dengan tata ruang dibagi menjadi 3 wilayah pembangunan, yakni Tangerang Raya, wilayah kerja Serang Raya, ke tiga lebak dan pandeglang.
Ia mengatakan, PII bisa membantu untuk merancang ide pembangunan di Banten untuk masa yang akan datang.
"Ini memebutuhkan ahli-ahli berkaitan dengan insinyur yang harus di isi. Banyak ide yang perlu dimasukan, mungkin PII bisa bantu melalui bappeda, apa yang harus dimasukan ke rpjpd kedepan, nah konsep itu sedang kita susun," ucapnya saat sambutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan







