Banten

Situasi Politik Memuncak Pasca Anak Presiden Jadi Cawapres, Ulama di Banten Gelar Halaqoh

Irsyad Mohammad | 31 Oktober 2023, 15:07 WIB
Situasi Politik Memuncak Pasca Anak Presiden Jadi Cawapres, Ulama di Banten Gelar Halaqoh

AKURAT BANTEN - Pemuka agama dan pengurus pondok pesantren di Provinsi Banten menggelar pertemuan untuk merespon situasi dinamika politik ditengah masyarakat. Hal tersebut dilakukan pasca pendaftaran diri seluruh Bacapres - Bacawapres ke KPU.

Para pemuka agama yang merupakan pendukung Presiden Joko Widodo dan Pendukung Prabowo pada 2019 itu, menggelar halaqoh atau rembuk perwakilan tokoh ulama se Provinsi Banten di Padepokan Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran, Kampung Sijunjang, Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (28/10/2023) malam.

Pimpinan Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran Abah Elang Mangkubumi mengatakan, pertemuan dan konsolidasi tersebut merupakan respon ulama di Banten menyikapi situasi politik yang makin menghangat.

Baca Juga: Pasar Rangkasbitung Mulai Terapkan E-Parking, Pengelolaan Diserahkan Pihak Ketiga

"Kami di dua periode mendukung pak Jokowi ada juga sebagian pendukung Prabowo. Kami secara pribadi masing-masing merasa heran dengan apa yang terjadi hari ini," kata Abah Elang.

Abah Elang menilai penetapan Gibran sebagai cawapres menimbulkan kegaduhan yang cukup serius ditengah masyarakat, terlebih Putra Sulung Presiden (Jokowidodo) baru saja meniti karier sebagai Walikota Solo yang belum selesai masa priodisasinya, sehingga belum bisa dianggap miliki jejak rekam kesuksesan.

"Kami, berpendapat bahwa proses membentuk kepribadian dalam kepemimpinan itu membutuhkan gemblengan dan waktu yang relatif panjang, bukan hanya karena faktor endorse orang tua semata yang sama-sama sepatutnya kita jaga " katanya.

Baca Juga: PEMPROV BALI: Jelang Jokowi Datang , Baliho Ganjar-Mahfud di Turunkan

Menurutnya untuk memimpin Negara yang begitu luas dengan jumlah penduduk yang besar diperlukan pengetahuan, keterampilan yang ditempa atas kematangan melalui hasil pengalaman .

"Karena kami yang dahulu mendukung Pak Jokowi sangat merasa kecewa bahkan bersedih, bila banyak orang yang berbalik menghujat orang dahulu kita dukung serta jaga martabatnya. Hanya karena keputusan politik tersebut," katanya

Selain itu, kata dia, dengan dinamika yang telah terjadi saat ini mengajak seluruh tokoh pemuka agama agar tetap menjaga penyelenggaraan pemilu aman, damai dan bermartabat.

Baca Juga: Korupsi Tol Japek II, Dirut PT Krakatau Steel Purwono Widodo Diperiksa Kejagung

Abah Elang pun mengingatkan kepada Jokowi agar tetap menjadi negarawan dengan bersikap netral di Pilpres 2024.

"Pemilu merupakan cerminan demokrasi, yang di wujudkan melalui kedaulatan rakyat. Maka mari secara bersama-sama menjaga kedaulatan rakyat pada pemilu nasional 2024" Katanya.

Pertemuan kali ini juga diisi diskusi mengenai figur pemimpin bangsa dan negara Indonesia harapan masyarakat yang mengarah kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Para ulama itu pun bergabung dengan barisan relawan Ganjar Untuk Semua (GUS).

Baca Juga: AWAS Kena Tilang! Kenali Tahun Produksi Mobil atau Motor Anda, Sudah Kuatkah Dasar Hukumnya?

Penetapan Mahfud MD menjadi cawapres pasangan Ganjar Pranowo semakin meneguhkan posisi dan pilihan dari para pemuka agama. Dukungan terhadap pasangan capres-cawapres itu menggema dalam halaqoh perwakilan tokoh ulama se Provinsi Banten tersebut.

"Kami bersepakat untuk kemudian menjaga kedaulatan dan kerukunan dan mengarahkan dukungan ke pak Ganjar Pranowo dan Mahfud MD," katanya.

Dalam kegiatan halaqoh tersebut para ulama di Banten tersebut sempat mengirimkan doa terhadap Ganjar Pranowo yang tepat berulang tahun ke 55 tahun pada 28 Oktober 2023 ini.

"Kami berharap Allah memberikan kesehatan lahir dan batin, memberikan berkah panjang umur serta kekuatan untuk memimpin bangsa," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.