Hadapi Musim Hujan Dinas PUPR Banten Siagakan Alat Berat Diruas Jalan Rawan Longsor

AKURAT BANTEN - Menghadapi musim penghujan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten Wilayah Lebak, siagakan alat alat berat di titik ruas jalan rawan longsor.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PPJ) Agus Mufariq mengatakan, dalam menghadapi musim penghujan ini, pihaknya menyiagakan sejumlah 5 alat berat dan 4 dump truck juga para personil untuk bersiaga di setiap ruas jalan rawan longsor, guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.
" Dinas UPTD PJJ Banten wilayah Lebak ini, ada sejumlah titik jalan rawan longsor antara lain, Cipanas - Warung Banten, Cikotok - Batas Jawa Barat, Bayah - Cikotok dan Picung - Simpang.
- Baca Juga: Tuntut Revisi UUD di DPR RI Segera di Sahkan, Apdesi Kembali Demo!
- Baca Juga: ASN dan Siswa di Kabupaten Serang Salurkan Bantuan untuk Palestina
- Baca Juga: Daftar Nama Calon Walikota Bogor 2024-2029, Jangan Salah Pilih! Kenali Profilnya
Hal ini, kami mempersiapkan berupa peralatan,seperti alat berat yang stantbay dibeberapa lokasi rawan longsor. Selain itu, tim teknis yang siap bekerja ketika terjadi keadaan darurat di lokasi," ujar Kepala UPTD PJJ Banten Wilayah Lebak pada Akurat Banten Selasa 5)12/2023).
Ungkap Agus, untuk mengantisipasi terjadinya bencana longsor, pihaknya telah melakukan upaya upaya antisipasi jika terjadinya bencana longsor dan telah dibuat disetiap UPTD PJJ Dinas PUPR Banten Wilayah Lebak dengan di sertai petugas yang di lengkapi perlengkapan penanganan bencana yang siap bekerja.
Pemetaan dan kesiagaan alat berat dan petugas di daerah rawan longsor di sepanjang ruas jalan Banten wilayah Lebak Selatan terus di siagakan, guna dalam penangannya ketika kejadian longsor cepat tertangani," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










