Transport Bimtek Bagi KPPS di Lebak Diduga Belum di Bayar, Minta KPU Segera Selesaikan!

AKURAT BANTEN - Tidak hanya terjadi di daerah lain, uang transportasi Bimbingan Teknis belum diterima KPPS. Hal tersebut, ternyata di Kabupaten Lebak, Banten, juga terjadi peristiwa yang serupa.
Peristiwa uang transportasi bimbingan teknis yang belum diterima anggota panitia pemungutan suara menjadi heboh dan gaduh di masyarakat. Memang nilainya tidak besar bagi masing-masing anggota PPS, tapi sangat berarti bagi mereka.
"Kalau bagi masing-masing anggota nilainya kecil tapi berarti bagi kami. Tapi kalau dihitung anggota PPS se-Kabupaten Lebak nilainya itu kan besar," kata sumber yang namanya minta untuk tidak di sebutkan, Selasa (30/1/2024) kepada Akurat Banten.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Lebak, Ni'matullah mengakui uang honor untuk KPPS yang baru disalurkan baru untuk kegiatan pelantikan. Sementara untuk acara Bimtek dananya belum karena ada mekanisme yang harus ditempuh.
"Bukan dipending atau tidak dibayarkan, tapi belum, dikarenakan ada mekanisme administrasi. Kalau proses administrasinya sudah selesai baru akan dibayarkan," kata Ni'matullah kepada wartawan.
- Baca Juga: 3 Desa Destinasi Wisata Bima NTB, Ada Bukit Bidadari Nan Asri, Tempat Rekreasi Sambil Menikmati Keindahan Alam
- Baca Juga: Maaf! Ada 21 Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS, Ini Daftarnya!
- Baca Juga: HIPPI Jakarta Barat Yakin Jakarta Tetap Menjadi Pusat Ekonomi
Ni'matullah menjelaskan, dana transport Bimtek maupun pelantikan disesuaikan acuan standar di setiap daerah.
"Uang transport itu nantinya diserahkan kepada Anggota KPPS dengan cara di transfer," pungkasnya.
Kegaduhan yang terjadi akibat uang transport bagi anggota KPPS yang belum diberikan itu mendapat sorotan dari sejumlah pegiat sosial di Kabupaten Lebak. Menurut mereka, timbulnya kegaduhan soal uang transport Bimtek tidak lepas dari kesiapan KPU Lebak.
"Kenapa soal transport KPPS ini menjadi gaduh dan sampai menjadi konsumsi publik. Kalau sedari awal KPU melakukan komunikasi dengan mereka (KPPS) saya rasa tidak mungkin gaduh seperti ini," kata RM Aryo Lukito pegiat sosial dari Komunitas Lebak Bersatu (BATU).
"Persoalan ini harus menjadi perhatian KPU Lebak, apa lagi pesta demokrasi Pemilu 2024 ini tinggal menghitung hari. Uang transport itu memang nilainya kecil tapi kalau dikali anggota KPPS se-Kabupaten Lebak kan besar. Kami berharap soal ini segera diselesai," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










