Dana Operasional KPPS Kota Pagar Alam Diduga di Potong Hingga Total Rp200 Juta

AKURAT BANTEN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kota Pagar Alam Ibrahim, pihaknya telah menyelidiki isu yang menghebohkan masyarakat terkait dana operasional KPPS yang di potong.
Dikutip dari RMOL Sumsel, Ibrahim mengatakan bahwa tidak ada pemotongan dana sejumlah itu untuk SPJ, Sabtu (10/2/2024).
Selanjutnya Ibrahim menegaskan, pembuatan SPj merupakan tanggung jawab KPPS yang hasilnya dilaporkan kepada penyelenggara pemilu tingkat Kelurahan hingga Kecamatan.
"Kami sudah memeriksa KPPS di Pagar Alam Utara dan Pagar Alam Selatan, dan mereka mengatakan tidak ada pemotongan dana sebesar Rp400 ribu untuk pembuatan SPj," ujarnya saat dihubungi Kantor
- Baca Juga: Kuat Dugaan, Tamara Tyasmara di Sebut Aktor Utama Kasus Kematian Putranya Dante.
- Baca Juga: 25 Orang Tewas Akibat Serangan Israel di Rafah, Wilayah Berpenduduk Lebih Dari Satu Juta Orang
- Baca Juga: Merinding! Tagih Janji Presiden Jokowi, Putri Wiji Thukul Bacakan Puisi Peringatan di Hadapan Ribuan Warga Solo
Seperti diketahui bahwa berita panas ini, terungkap ketika adanya unggahan admin grup Facebook Dangau Besemah yang menyertakan tangkapan layar percakapan di grup WhatsApp Forum Silaturahmi KPPS Kota Pagar Alam yang mengajak untuk menolak permintaan pemotongan dana tersebut.
Bila benar terjadi pemotongan sebesar Rp400 ribu tersebut, berdasarkan data KPUD Pagar Alam, pada Pemilu 2024 dengan jumlah 494 TPS di Kota Pagar Alam, maka total potensi pungli mencapai Rp197.600.000 atau hampir mencapai Rp200 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










