Terjadi Kelangkaan Beras Premium, Presiden Jokowi Minta BUMD DKI Jakarta Distribusikan Agar Masyarakat Tidak Resah

AKURAT BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta untuk mendistribusikan beras premium ke ritel modern atau minimarket di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Menurutnya, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk mendristibusikan, Food Station maupun Aprindo segera menggelontorkan beras premium di ritel modern agar tidak menimbulkan keresahan dimasyarakat.
Berdasarkan penjelasan Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo bahwa terdapat 1.000 ton beras premium yang mulai didistribusikan ke ritel modern secara bertahap, mulai Selasa (13/2/2024).
Ia mengeklaim Food Station memiliki stok beras premium yang masih mencukupi sebanyak 34.000 ton namun sebelumnya sempat terkendala tingginya ongkos produksi dan biaya operasional.
- Baca Juga: Miris! Harga Beras 2 Pekan Naik Hingga Rp16 Ribu Per Liter, Pasar Badak Pandeglang Kena Sidak
- Baca Juga: Daftar Harta Kekayaan 4 Calon Gubernur Asal Banten 2024 Berdasarkan Data Resmi LHKPN
- Baca Juga: Mimpi Sejak 1960 Pembangunan Megaproyek Jembatan Selat Sunda Masih Dalam Tidur Panjang
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengakui bahwa kelangkaan beras premium di setiap minimarket terjadi belakangan ini.
Namun menurut Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan bahwa salah satu terjadinya kelangkaan pangan terjadi karena belum masuk masa panen raya.
"Panen raya diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan Maret 2024, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan," ucap Suharini.
Disisi lain, menurut Suharini penyebabnya adalah aktivitas pedagang yang berkurang akibat adanya libur panjang pada pekan kemarin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










