Banten

Empat Hari Hilang Kontak, Nelayan Asal Lebak Ditemukan di Perairan Laut Yogyakarta

Ratu Tiarasari | 14 Maret 2024, 15:47 WIB
Empat Hari Hilang Kontak, Nelayan Asal Lebak Ditemukan di Perairan Laut Yogyakarta

AKURAT BANTEN - Dilaporkan hilang sejak Minggu (10/3/2024), nelayan asal Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan di perairan laut Yogyakarta.

Para nelayan tersebut langsung dievakuasi petugas. Namun, dari empat orang nelayan, hanya dua orang dipastikan selamat, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian.

Awal petaka terjadi, Jumat (8/3/2024) sekisar pukul 15.30 WIB. Dimana, kapal KM Mugi Jaya berangkat dari pelabuhan perikanan Binuangeun dengan awak kapal 4 orang yaitu Arba, Acil, Anggi dan Masita.

Keempat Anak Buah Kapal (ABK) itu dijadwalkan kembali ke Dermaga Binuangeun, Minggu (10/3/2024) lantaran bekal yang dibawanya hanya cukup untuk dua hari. Namun, kapal tersebut seharusnya sudah tiba di Binuangeun pada siang hari hingga malam tidak kunjung datang.

Keluarga awak kapal mendatangi MUP Binuangeun dan melaporkan. Mendapat laporan, tim Basarnas langsung melakukan pencarian laut dan memintai keterangan saksi. ABK KM Mugi Jaya itu akhirnya ditemukan di perairan laut Yogyakarta dengan kondisi dua orang selamat sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Heru Amir mengatakan, kapal tersebut kehabisan bahan bakar di perairan Kulonprogo Yogyakarta. Mereka lego jangkar dan 4 ABK berenang ke tepi pantai. Menurutnya, dua orang berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, sementara dua orang terpisah dan sampai saat ini belum ditemukan.

"Mereka itu berempat. Karena kapal yang ditumpangi tak kunjung menepi, mereka itu berenang ke tepi pantai. Tapi hanya dua nelayan yang ada yaitu Acil dan Marsita, sedangkan dua nelayan lagi Anggi dan Arba tidak ada,” kara Heru, Kamis (14/3/2024).

Dikatakan Heru, pihaknya saat ini tengah mendalami kenapa para nelayan itu bisa sampai ke perairan laut Yogyakarta. Ia berharap, dua orang nelayan lainnya yang belum diketahui keberadaannya bisa segera ditemukan.

“Semoga dua nelayan yang belum ditemukan bisa segera ditemukan dengan kondisi selamat,” pungaksnya.

 



Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.