25 April Diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia, Intip Sejarah dan Artinya!

AKURAT BANTEN - Setiap tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia atau World Malaria Day. Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan upaya global untuk mengendalikan dan membrantas malaria.
Peringatan Hari Malaria Seduni ini dicetuskan secara resmi oleh negara-negara World Health Organization (WHO) pada World Health Assembly (WHA) atau Majelis Kesehatan Dunia tahun 2007.
Adanya peringatan Hari Malaria Sedunia pasti terdapat sejarah dan artinya. Berikut penjelasan sejarah dan arti Hari Malaria Sedunia.
Baca Juga: Sering Dipakai saat Wisuda, Ini Asal Usul Toga dan Maknanya!
Arti Malaria
Malaria merupakan infeksi akibat Plasmodium yang dibawa oleh nyamuk Anopheles betina. Penyakit ini dapat menular melalui gigitan nyamuk.
Penyakit malaria dapat menular saat nyamuk Anopheles betina yang sudah terinfeksi Plasmodium menggigit manusia. Plasmodium tersebut akan dilepaskan ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan parasite berkembang di dalam hati, yang kemudian menyerang sel darah merah sehingga dapat menimbulkan munculnya gejala klinis.
Sejarah Hari Malaria Sedunia
Perayaan Hari Malaria Sedunia pertama kali diadakan pada tahun 2008 sebagai pengembangan dari Hari Malaria Afrika, suatu acara yang telah diperingati oleh pemerintah Afrika sejak tahun 2001.
Baca Juga: Pengertian Dissenting Opinion dalam Putusan MK, Simak Penjelasannya!
Ketika tahun 2007, pada sesi ke-60 Majelis Kesehatan Dunia yang disponsori langsung oleh World Health Organization (WHO), diusulkan untuk Hari Malaria Afrika diganti menjadi Hari Malaria Sedunia.
Adanya perubahan tersebut bertujuan untuk mengakui keberadaan malaria di negara-negara seluruh dunia. Selain itu jga untuk meningkatkan kesadaran lebih terhadap perjuangan global melawan penyakit malaria ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






