Indeks Kebahagiaan Provinsi Banten Terendah se-Indonesia, Arief: Itu Realita!

AKURAT BANTEN - Bakal Calon Gubernur Banten (Cagub) Banten, Arief R Wismansyah menanggapi data BPS yang merilis Provinsi Banten merupakan daerah paling rendah indeks kebahagiaannya se-Indonesia.
“Itu realita. Kenyataan begitu ya, karena Banten punya banyak masalah sosial yang harus dibenahi ya kan,” ujar Arief kepada Akurat Banten, Rabu (15/5/2024).
Menurut Arief, rendahnya kebahagiaan masyarakat Banten dapat dilihat dari sejumlah masalah. Mulai dari pengangguran, kesenjangan sosial, kemiskinan, pendidikan yang belum merata, akses kesehatan yang belum terjangkau dan lain sebagainya.
Baca Juga: Apartemen di Tangsel Dijadikan Laboratorium Produksi Ganja Sintetis Sejak 2023
“Jadi kebahagiaan itu kan nggak serta-merta cukup sandang pangan papan. Tapi juga ada faktor-faktor lain Jadi dan itu harus diperhatikan,” ungkapnya.
Seperti halnya Kota Tangerang, yang sebelumnya ia pimpin selama dua periode. Selain pembangunan, menurutnya tingginya tingkat stres masyarakat yang tinggal di pemukiman karena kurangnya ruang terbuka hijau.
“Seperti kita buka ruang-ruang terbuka hijau, alun-alun dibenahi, Stadion Benteng dibuka. Sekarang di taman-taman banyak masyarakat melepaskan penat dan lelahnya. Bagi yang hobi makan kita buka kulineran, UMKM kita dorong berkembang begitu aja sih sebenarnya,” tuturnya.
Baca Juga: Keberangkatan 450 CJH Embarkasi Makassar Tertunda, Imbas Munculnya Percikan Api pada Mesin Garuda
Selain itu, menurut Arief, perlunya membenahi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sehingga, semua perlu kerja secara komprehensif untuk sistem pembangunan.
“Jangan sampai ada suatu wilayah yang pesat, seperti BSD atau PIK, tapi masyarakat yang lain hanya menjadi penonton saja. Jadi kita harus tingkatkan kualitas kehidupan masyarakat, dengan kapabilitas meningkatkan keterampilan,” pungkas Arief.
Sehingga, lanjutnya, bagaimana mendorong semua OPD bergerak bersama yang mudah-mudahan bisa dilakukan lebih baik di pemerintah Provinsi Banten.
Baca Juga: Serap Aspirasi Masyarakat, Airin Keliling Banten
“Provinsi Banten harus standar dan paham betul bahwa mereka nggak bisa kerja sendiri. Mereka juga harus mampu menggerakkan 8 kabupaten kota,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 8Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









