Gadis ABG Depresi, Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri Dengan Pisau Saat Tidur

AKURAT BANTEN - Terjadi pembunuhan terhadap seorang ibu bernama Kartini (45 th) yang dilakukan anak kandungnya sendiri bernama Zainab (17 th) di Desa Onepute Jaya, kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Senin (20/05/2024) Pukul 04.45 Wita.
Kronologinya adalah, Pelaku memasuki kamar orang tuanya membawa pisau, selang beberapa waktu terdengar teriakan korban yang memanggil suaminya.
Suami korban mendengar teriakan istrinya dan langsung bergegas masuk ke kamar dan setelah masuk kamar ternyata istri korban telah ditikam oleh anak kandungnya sendiri.
Baca Juga: Miris! Dua Oknum Guru SMAN 1 Kalanganyar Pakai NARKOBA Cuma di Sanksi Pengurangan Jam Mengajar
Melihat kejadian tersebut suami korban berusaha melerai, namun pelaku kalap dan melakukan penikaman kepada bapaknya hingga berteriak minta tolong kepada warga sekitar rumahnya. Pelaku berhasil diamankan oleh paman dan warga setempat.
Perkiraan awal, pelaku mengalami depresi dan sampai sekarang belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya belum stabil. Kasus ini masih didalami oleh pihak kepolisian. Demikian muncul berita di akun Twitter X milik @Radio Elshinta.
Tetapi netizen melalui akun metalifantiwin @RLifanti00 mengatakan, Ini bagian daerah saya, tapi bukan gitu kronologinya. Kronologinya, itu si anak depresi karena si anak ini diperkosa sama bapaknya, lantaran depresi terus si anak merencanakan pembunuhan dgn tidur sama orang tuanya.
Zainab (17 th) merasa depresi berkepanjangan, setelah bapaknya melakukan pemerkosaan kepadanya tanpa diketahui ibunya. Akhirnya rasa beban yang terpikir dibenaknya memuncak dan sangat kesal dengan bapaknya, ia sendiri ingin merencanakan pembunuhan ketika tidur bersama-sama orang tuanya.
Kesempatan akhirnya sempit sekali, ia temui bapaknya dengan membawa pisau dan tujuannya menusukkan pisau itu ke leher bapaknya, namun tak ayal pisau itu terhunus ke ibunya yang saat itu melerai keduanya.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










