Banten

5 Remaja yang Bercanda 'Darah Anak Palestina' di Restoran Cepat Saji Kini Minta Maaf!

Saiful Anwar | 12 Juni 2024, 10:36 WIB
5 Remaja yang Bercanda 'Darah Anak Palestina' di Restoran Cepat Saji Kini Minta Maaf!

AKURAT BANTEN - Sebuah video viral yang memerlihatkan 5 remaja yang sedang makan di restoran cepat saji. Yang menjadi sorotan dari video tersebut candaan mereka yang menganggap makanan tersebut adalah darah dan daging anak Palestina.

Video tersebut pun sontak dibanjiri komentar negatif dari netizen. Pasalnya candaan tersebut dianggap sudah kelewat batas melihat keadaan Palestina yang sekarang masih dibombardir Israel.

Menindaklanjuti dari perbuatannya yang merugikan, kini 5 remaja tersebut meminta maaf melalui video. Video permintaan maaf tersebut diunggah pada Selasa (11/6/2024). Klima remaja tersebut bergantian mengucapkan permintaan maaf dalam video tersebut.

Baca Juga: Gusdurian Tolak Perizinan Wilayah Tambang untuk Ormas, Ini Alasannya!

"Saya di sini meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan tidak terpuji yang saya lakukan, saya benar-benar tidak berniat untuk menghina, apalagi melecehkan suatu pihak tertentu, saya juga benar-benar tidak berniat untuk mendokumentasikan suatu kejadian spontan dan lalu saya mempostingnya di akun media sosial," kata salah satu ABG tersebut, dilihat di YouTube Lima Sekawan, Rabu (12/6/2024).

Remaja yang memposting video candaan tersebut juga meminta maaf dan mengaku menyesal atas tindakan yang telah dilakukan.

"Saya sadar kejadian ini merugikan banyak orang, saya benar-benar menyesal, saya benar-benar merasa bersalah, saya berharap untuk semua ini bisa cepat selesai dan bisa dimaafkan," ucapnya.

"Saya selaku memposting video tersebut benar-benar memohon maaf dan saya akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak akan mengulang kesalahan yang sama," tambahnya.

Baca Juga: Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkot Tangerang akan Bangun Rombel dan Sekolah Baru

Secara bergantian, kelima remaja tersebut pun meminta maaf.

"Melalui video ini, saya ingin mengaku kesalahan saya dan meminta maaf atas perbuatan saya yang telah menyakiti sebagian orang. Saya menyadari bahwa perlakuan saya sudah terlewat batas oleh karena itu saya berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama," katanya.

"Sekali lagi saya meminta maaf sebesar-besarnya atas nama pribadi dan juga teman," lanjutnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.