Profil Gita KDI, Cawagub Jabar yang Diusung PKB

AKURAT BANTEN - Kini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung Gita Dwi Natarina atau akrab disapa Gita KDI berpasangan dengan Aceng Adang Ruhiyat sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2024.
Tepat 2 jam 30 menit sebelum penutupan dihari detik-detik terakhir pasangan Aceng dan Gita KDI mendaftar ke KPU pada Kamis (29/8/2024) pukul 21.30 WIB.
Lantas, siapakah sosok Gita KDI cawagub yang diusung PKB tersebut? Yuk simak ulasan berikut.
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Lebak Menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Pemutakhiran Daftar Pemilih
Profil Gita KDI Cawagub yang Diusung PKB
Gitalis atau yang akrab disapa dengan Gita KDI merupakan seorang penyanyi dangdut perempuan kelahiran 10 Oktober 1985.
Ia merupakan anak dari pasangan H. Sahidin dan Hj. Agis Juwiratna. Gita dikenal sebagai penyanyi dangdut dan lagu rohani Indonesia.
Nama Gita menjadi dikenal usai dirinya menjadi juara dalam ajang kontes dangdut KDI yang ada di TPI pada tahun 2005.
Selain itu, nama Gita juga semakin melambung ketika ia terpilih menjadi bintang utama dalam sinetron Rindu-rindu Asmara yang diproduksi oleh salah satu production house di Indonesia.
Tak hanya sampai di dunia hiburan, Gita juga mencoba terjun ke dunia politik dan menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemudian pada 2011 Gita dilantik menjadi anggota DPR dari fraksi PKB menggantikan Cecep Syafrudin yang meninggal dunia.
Diketahui ia duduk di koisi XI DPR dalam bidang sektor kesehatan, ketenagakerjaan dan pendidikan.
Baca Juga: Dituding Jegal Anies di Pilkada, Jokowi: Saya Bukan Pemilik Partai
Kemudian pada tahun 2014, Gita KDI kembali maju menjadi calon anggota DPR RI dari PKB mewakili Dapil X Jawa Barat, namun gagal.
Gita juga diketahui pernah menjadi staf ahli MPR sejak tahun 2019.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






