Banten

Aktivis Sikapi Video yang Beredar, Diduga Oknum Kades Jagabaya Berbuat Asusila di Kamar Hotel

Berlian Rahmah Dewanto | 23 Oktober 2024, 21:21 WIB
Aktivis Sikapi Video yang Beredar, Diduga Oknum Kades Jagabaya Berbuat Asusila di Kamar Hotel

AKURAT BANTEN, LEBAK - Aktivis sikapi video yang beredar, diduga berisi prilaku asusila oknum Kades di Kamar Hotel, dengan status bukan suami istri di salah satu kamar hotel.

Diketahui, usai dipergoki istri mudanya ngamar di hotel, kemudian warga, kembali dihebohkan beredarnya video berdurasi 0,32 detik dengan caption Oknum Kepala Desa Jagabaya Kecamatan Warunggunung, diduga ngamar dengan bawahannya hingga Berjam-jam.

Berdasarkan pantauan Akurat Banten, tampak dalam vidio tersebut, dua orang wanita tengah berjalan menuju pria yang mengenakan pakaian berwarna biru, di halaman Hotel di Rangkasbitung, pada Selasa 10 September 2024 lalu.

Baca Juga: Debat Perdana, Faldo-Fahdlin Berikan Strategi Konkrit Entaskan Pengangguran di Kota Tangerang

Usut punya usut, pria yang mengenakan pakaian berwarna biru ini, diketahui Kepala Desa Jagabaya. Sedangkan kedua wanita yang mengikutinya. Salah satunya, istri dari orang nomor satu di desa setempat.

Berdasarkan hasil caption foto yang tersebar di beberapa group whatsApp, banyak yang menilai jika itu adalah sosok Kades Jagabaya dan bawahannya.

Sebelumnya, beredar kabar Kades Jagabaya diduga ngamar dengan bawahannya. Kemudian, dipergoki oleh salah satu istri mudanya, yang sebelumnya telah menguntit kemanapun suaminya itu pergi.

Baca Juga: Debat Perdana, Faldo-Fahdlin Paparkan 5 Visi Misi di Debat Perdana Secara Eksplisit

“Dari isi caption nya, pada Hari Selasa 10 September 2024, Kades Jagabaya diduga masuk ke kamar hotel yang ada di Rangkasbitung, pada pukul 11.00 Wib, sedangkan keluar dari kamar dengan pasangan lawan jenisnya, tepat pada pukul 15.00 wib,” terang Asep Saprudin salah satu aktivis di Kabupaten Lebak.

Menurut Asep, bahwa isu Kepala Desa Jagabaya, yang diduga telah dipergoki istri mudanya saat berada di salah satu Hotel di Rangkasbitung beberapa pekan lalu, tentu bukan isu belaka. Tapi, memang benar informasi tersebut. Bahkan, sudah meluas di kalangan masyarakat desa setempat.

“Secara logika saja sih. Masa, istrahat sambil menunggu pencarian uang di Bank harus nunggu di kamar hotel berduaan. Tiga jam lagi, lantas apa saja yang dilakukan oleh pria dan wanita dewasa tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: DPMD Lebak Segera Panggil Oknum Kades Jagabaya, Ngamar di Hotel Bersama Kaurkeu

Kendati demikian kata Asep, meski keduanya membantah tidak berbuat mesum. Namun, hal tersebut dinilai tidak pantas bagi keduanya tinggal di dalam kamar hotel hingga tiga jam.

“Terlebih, keduanya sudah memiliki pasangan. Jika memang beristirahat. Lebih elok, di ruang terbuka, ya seperti di cafe, resto atau pujasera Itu lebih baik, baru masuk logika,” tegas Asep.

Dijelaskannya, bahwa bantahan kades beserta bawahannya, tidak melakukan hal tersebut. Tentu, pihaknya sangat mengapresiasi. Namun, lain waktu ia meminta istirahatnya di ruang terbuka.

Baca Juga: Sebanyak 148 WNA dari Negara Asia Tenggara Ditindak Imigrasi Tangerang

“Saya hanya mengingatkan. Lain kali, pak kades dan Kaurkeu, istirahatnya jangan di dalam hotel. Hal ini, agar di kemudian hari tidak dikuntit oleh istri muda Pak kades,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Jagabaya A membenarkan, jika dirinya tengah berduaan dengan I yang merupakan bawahannya di kamar hotel. Tapi, berduaan ini karena dirinya mengaku tengah menunggu pencairan uang di bank.

“Iya banar saya kepergok oleh istri muda. Tapi, bukan malam. Namun siang hari. Bahkan saya, sudah menjalin komunikasi dengan suami bawahan saya,” jawab Kades Jagabaya seraya tidak menyebutkan detail waktu dipergoki istri mudanya (*).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.