Pemdes Ingkar Janji, Warga Protes, Jalan Poros Desa Muncangkopong Ditanami Pohon Pisang dan Kelapa

AKURAT BANTEN, LEBAK - Puluhan warga Kampung Pari, Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur Lebak Banten, melakukan aksi tanam pisang di Jalan poros desa setempat.
Aksi tersebut dilakukan bentuk kekesalan sekaligus dalam rangka protes warga terhadap Kepala Desa (Kades), karena sudah 4 tahun jalan poros desanya dibiarkan rusak parah dan tidak tersentuh pembangunan sama sekali melalui anggaran Dana Desa (DD) yang yang diterima selama ini.
”Dengan nada kesal, sengaja kita tanami pohon pisang sebagai bentuk protes, karena sudah 4 tahun jalan poros desa di Kampung kami, sepanjang 150 meter dibiarkan rusak berat oleh Pemdes Muncangkopong,” jelas Sarif warga setempat, Jumat (25/10/2024).
Menurut Syarif, warga sudah telanjur kecewa dengan kondisi jalan yang banyak lubang.
Dengan kondisi jalanan seperti itu sering menimbulkan kecelakaan akibat buruknya jalan tersebut.
“Akibat tidak adanya perhatian dari Pemdes setempat, jalan dibiarkan rusak parah dan pengguna jalan sering mengalami kecelakaan, akibat jalan tanah juga berlubang," ungkapnya.
Baca Juga: Peringati Hari Santri, Polda Banten Gelar Istigosah dan Doa Bersama
Lebih parahnya lagi, menurut Syarif, "apalagi jika musim penghujan tiba, makanya supaya ada perhatian kami menanam pohon pisang dan kelapa di tengah jalan,” tegasnya.
Untuk itu kata Sarif, pihaknya berharap agar Pj bupati melalui Dinas PUPR atau kepala Desa Muncangkopong segera melakukan perbaikan, jangan sampai ada korban akibat kerusakan jalan.
Menurutnya, warga sudah bosan dengan janji-janji Kades, karena tidak pernah direalisasikan.
“Kami turun atas nama warga karena sudah jenuh dengan janji pihak desa yang dulu pernah mau datang membawa cangkul untuk memperbaiki, pada kenyataannya sampai sekarang tidak ada,” keluhnya.
Diketahui, aksi warga menanam pohon pisang dan kelapa di jalan rusak beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, belasan pohon pisang berdiri di tengah jalan. Pohon pisang itu ditanam ditengah jalan yang berlubang dan batu batu yang besar," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







