Pantangan Bagi Pederita Penyakit Asam Lambung, Hindari 7 Jenis Makanan dan Minuman ini ..

AKURAT BANTEN – Sangat membahayakan bila menderita penyakit dengan tidak menhiraukan berbagai pantangan. Akibatnya bagi penderita asam lambung dianjurkan untuk menghindari makanan atau minuman yang menjadi pantangan asam lambung.
Hal ini penting dilakukan untuk mencegah kambuhnya gejala dan perburukan kondisi. Ketahui makanan dan minuman apa saja yang perlu dipantang oleh penderita asam lambung.
Nyeri ulu hati akibat naiknya asam lambung dapat dipicu oleh pola makan yang salah, stres berlebihan, atau kebiasaan tertentu seperti sering merokok.
Untuk menghindari kondisi ini, Anda sebaiknya mulai memperhatikan hal-hal yang menjadi pantangan asam lambung, termasuk menjauhi beberapa jenis makanan dan minuman tertentu.
Berikut adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung:
Baca Juga: HKN Ke-60, Pemkot Tangerang Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat
1. Buah dan sayuran tertentu: Buah-buahan seperti jeruk, lemon, grapefruit, nanas, dan tomat, serta sayuran seperti bawang putih dan bawang bombay dapat memicu asam lambung naik.
2. Makanan berlemak: Makanan berlemak seperti gorengan, makanan bersantan, dan jeroan dapat memicu naiknya asam lambung karena membutuhkan waktu lama untuk dicerna.
3. Makanan pedas: Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi dan nyeri ulu hati.
4. Minuman berkafein: Minuman berkafein seperti kopi, teh, atau minuman berenergi dapat memicu asam lambung naik.
5. Minuman bersoda: Minuman bersoda dapat memicu asam lambung naik.
6. Minuman beralkohol: Minuman beralkohol seperti bir atau anggur dapat memicu asam lambung naik.
7. Makanan asin: Makanan asin dapat memicu gejala maag saat asam lambung naik.
Selain makanan dan minuman, kebiasaan merokok, obesitas, atau beberapa penyakit lainnya juga dapat menyebabkan GERD.
Pola makan dan kebiasaan hidup yang tidak teratur bisa memperparah penyakit asam lambung yang dialami dan menyebabkan peradangan kronis di kerongkongan.
Gejala asam lambung yang sesekali kambuh biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika gejala naiknya asam lambung sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan tak kunjung membaik meski sudah menghindari berbagai pantangan asam lambung, periksakanlah diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat [**]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







