Jelang Nataru,Dinas PUPR Kabupaten Lebak Fokus Sisir Perbaikan Kerusakan Jalan

AKURAT BANTEN, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dalam menghadapi Natal dan Tahun (Nataru) pihaknya terus melakukan perbaikan dibeberapa titik ruas jalan padat kendaraan, intinya di jalan-jalan utama.
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan dan menghindari terjadinya kecelakaan.
Kepala Bidang (Kabid) pemeliharaan jalan dan jembatan PUPR Kabupaten Lebak Hamdan mengatakan, pada dasarnya setiap menghadapi Nataru dan hari- hari besar seperti Lebaran, pemeliharan itu sudah bagian rutinitas tugas dan pekerjaan kami.
Baca Juga: Pasangan Airin-Ade Menang Dari Andra-Dimyati di TPS Mendes PDT Yandri Susanto
Konsentrasi terhadap perbaikan jalan jelang Nataru tentunya, kami lakukan penyisiran terhadap lubang-lubang kecil untuk menghindari terjadinya laka lantas.
"Akses jalan Rangkasbitung - Lewidamar sepanjang 20 Kilometer, Rangkasbitung - Sajir - Malingping dengan Panjang 70 Kilometer pemeliharaan jalan tersebut dilakukan secara spot-spot sesuai titik kerusakan," Ujar Hamdan Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Lebak, pada Akurat Banten di ruang kerjanya Selasa (26/11/2024).
Ungkap Hamban, bukan di acara Nataru saja penanganan perbaikan jalan tersebut,melainkan melihat kondisi kerusakan jalan yang harus segera di tangani sedini mungkin.
Baca Juga: Hitung Perolehan Suara Sementara Pilgub Banten: Airin Unggul Telak di TPS Sendiri
"Penangan jalan Siliwangi Jalan rencananya permanen diusulkan pada th 2025.
Untuk jalan yang lubang lubang kecil akan disisir untuk menghindari kecelakaan.
Sementara untuk penanganan jalur aweh Cimarga- lewidamar mungkin akan dilaksanakan dengan betonisasi, karena selain dilalui kendaraan bertonase besar juga jalur menuju Wisata Baduy.
Langkah langkah untuk penegakan perda kami berkordinasi dgn Satpol PP dan untuk angkutan tambang kami berkordinasi dengan Dinas perhubungan dan kepolisian," paparnya.
Sementara itu, Muhamad Wibawa meminta pada Dinas PUPR harus cepet tanggap dengan kondisi jalan seperti ini, apalagi sekarang mulai memasuki musim penghujan.
Selanjutnya Ia mengatakan, jangan setelah kejadian kecelakaan baru diperbaiki dan tidak itu saja jalan Siliwangpun harus menjadi perhatian khusus, selain lingkungan Dinas- Dinas juga jalan alternatif dari berbagai arah.
Baca Juga: Penghitungan Perolehan Suara Sementara: Andra Soni Unggul Telak di Kandang
Dengan pemeliharan seperti spot-spot tidak nyaman untuk dilalui pengendara,seharusnya menggunakan betonisasi,selain kuat juga usianya panjang," tegas Wibawa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










