RSUD Pakuhaji Raih Prestasi Terbaik Dalam Implementasi Capaian Indikator Program TBC

AKURAT BANTEN,TANGERANG - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan penghargaan terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paku Haji Kabupaten Tangerang.
Penghargaan itu diberikan karena RSUD Pakuhaji telah menorehkan prestasi gemilang dengan meraih sebagai Rumah Sakit Terbaik dalam implementasi dan capaian indikator program Tuberkulosis (TBC) tahun 2024, di Batam, Kamis (5/12/24).
Penghargaan tersebut disampaikan pada acara yang digelar oleh Kemenkes RI yang merupakan bagian dari upaya untuk mendorong rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya agar lebih proaktif dalam menangani masalah kesehatan pada masyarakat.
Baca Juga: Ini Daftar Empat Kecamatan Yang Terdampak Banjir di Kabupaten Serang
dr. Umie Kulsum selaku Direktur UPTD RSUD Pakuhaji menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh staf RSUD Pakuhaji atas kerja keras, dedikasi, dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah bekerja dengan penuh semangat, profesionalisme, dan komitmen tinggi. Setiap langkah yang kami ambil, baik besar maupun kecil, memberikan dampak positif yang sangat berarti bagi pelayanan kesehatan masyarakat," ungkap dr. Umie Kulsum.
mengung dr. Umie, dengan diraihnya penghargaan tersebut menjadikan motivasi untuk lebih maju serta meningkatkan pelayanan di RSUD Pakuhaji terutama pada program penanganan Tuberkulosis (TBC).
Baca Juga: Pemkab Tangerang Kerjasama dengan 2 BUMN dan Radio Elsinta, Tanam Mangrove dan Tebar Mimi
“Penghargaan tersebut, merupakan bentuk kerja keras kami di RSUD Pakuhaji dan kedepannya kami akan terus berinovasi juga menciptakan perubahan positif bagi pelayanan masyarakat di RSUD Pakuhaji,” ungkapnya.
dr. Umie Kulsum menjelaskan, program pelayanan Tuberkulosis di RSUD Pakuhaji menggunakan strategi dan penanggulangan TB yang dikenal dengan Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short-Course), disamping secara cepat menekan penularan, juga mencegah berkembangnya MDR TB.
“Fokus utama DOTS merupakan penemuan dan penyembuhan pasien dimana untuk prioritas diberikan kepada pasien TB tipe menular. Strategi ini juga akan memutuskan mata rantai penularan TB sehingga dengan demikian bisa menurunkan insiden TB di masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Penggemar Kopi Sejati, Wajib Tahu Cara Menyimpan Kopi yang Baik Hasilnya Tetap Awet dan Selalu Segar
Lanjut Umie, bahwa dalam menangani penderita Tuberkulosis pihaknya rutin melakukan pelaporan kondisi pasien dengan Sistem Informasi Tuberkulosis (STIB) berbasis online setiap bulan.
“Pelaporan SITB sistem informasi tuberkulosis yg berbasis online kita tulis dan kita laporkan per bulan sesuai dengan kunjungan pasien TB paru yg berobat ke RSUD Pakuhaji, baik pemeriksaan dan diagnosa dari spesialis paru dan hasil pemeriksaan laboratorium nya,” paparnya.
dr. Umie mengungkapkan lebih dari ratusan pasien yang telah datang ke RSUD Pakuhaji untuk melakukan pengobatan Tuberkulosis atau penyakit Tb Paru.
Baca Juga: Saksi Kunci Tragedi Memilukan Remaja Bunuh Ayah-Nenek di Lebak Bulus. Keterangannya Begini ...
“Pelayanan kita terima dari mana saja ada yang dari kecamatan legok, tigaraksa khususnya pantura serta kiriman pasien dari puskesmas di utara,” pungkas dr Umie. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







