Jaga Stabilitas inflasi, TPID Kabupaten Tangerang Pantau Langsung Kenaikan Sejumlah Komoditi

AKURAT BANTEN,TANGERANG - Untuk menjaga stabilitas inflasi kenaikan sejumlah komoditi, Petugas dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang lakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.
Sidak tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali dan dapat dijangkau masyarakat, Jumat (10/1/2025)
"Dengan turun langsung ini, adalah salah satu upaya kami dalam mengendalikan inflasi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat mengenai ketersediaan bahan pokok serta memastikan harga agar tetap terkendali," ujar Iskandar Nordat Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: KPK Panggil Ahok sebagai Saksi Terkait Dugaan Korupsi LNG di Pertamina
Diungkapkan Iskandar, di Pasar Tigaraksa, harga dan ketersediaan sejumlah komoditi dipantau langsung oleh TPID Kabupaten Tangerang seperti daging, ikan, cabai, bawang, beras, telur dan juga minyak goreng.
"Ketersediaan stok bahan pokok saat ini masih terbilang aman dan terkendali. Namun, terdapat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit merah dan cabai merah keriting.
"Hingga saat ini, cabai merah keriting sedang mengalami kenaikan, harganya sekitar Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan akibat faktor cuaca yang kurang mendukung, tetapi nantinya akan kita lakukan intervensi harga melalui operasi pasar komoditas cabai," paparnya.
Baca Juga: Diduga Bekas Los Watt, Gedung DPRD Lebak Nyaris Terbakar Akibat MCB Panas
Lanjutnya, pemantauan terus dilakukan secara rutin. Saya mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi kenaikan harga, sebab faktor cuaca mempengaruhi berbagai sektor usaha. Masyarakat juga diminta untuk tidak boros dalam mengonsumsi pangan," tutupnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







