Kecamatan Mekar Baru Fokus Penguatan SDM, Atasi Pengangguran Dalam Musrembang untuk Tahun 2026

AKURAT BANTEN, TANGERANG - Kecamatan Mekar Baru pokus terhadap penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) atasi pengangguran dan kemiskinan,sekaligus menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), bertempat di aula kantor Kecamatan Mekar Baru, Kamis (23/1/2025).
Musrenbang ini menjadi momen penting untuk merancang usulan prioritas pembangunan tahun 2026.
Aan Ansori,Camat Mekar Baru menyampaikan, bahwa wilayah tersebut mengusulkan 50 skala prioritas dari delapan desa yang ada, dengan tema "Penguatan Pondasi Transformasi Sosial, Ekonomi, Tata Kelola Pemerintah, Infrastruktur, dan Ekologi”.
Baca Juga: Pembangunan SMPN Pinang Kota Tangerang Mangkrak Disebabkan Kontraktor Kurang Modal
"Jika dilihat berdasarkan data, wilayah kami memiliki angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem yang masih tinggi. Oleh karena itu, penguatan sumber daya manusia harus menjadi fokus utama kami," ujarnya.
Aan juga, menyoroti pentingnya keberadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Mekar Baru. "Saat ini, kami belum memiliki SMK. Pembangunan ini penting untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berkelanjutan," ungkap Camat Mekar Baru.
Selain itu, sektor infrastruktur menjadi perhatian khusus. Beberapa titik di wilayah tersebut membutuhkan pembangunan dan perbaikan untuk meningkatkan aksesibilitas juga meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengatasi masalah banjir.
Baca Juga: Buntut Mangkraknya Pembangunan SMPN Pinang, DPRD Kota Tangerang Panggil Disperkimtan
Musrenbang ini diharapkan dapat mengakomodasi seluruh usulan yang diajukan, sehingga pembangunan di Mekar Baru dapat terlaksana dengan baik pada tahun 2026.
"Harapan kami, semua yang diusulkan dapat terwujud melalui Musrenbang ini," pungkas Aan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







