Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kawasan Lebak Banten, Ternyata Hal ini Penyebabnya

AKURAT BANTEN - Warga Kabupaten Lebak akhir-akhir ini mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg.
Kelangkaan ini terjadi di beberapa kecamatan dan membuat masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak menjelaskan bahwa penyebab gas elpiji 3 kg langka adalah kurangnya informasi mengenai lokasi pangkalan resmi.
Baca Juga: Sempat Viral Ejek Honorer Pakai BPJS, Karyawan PT Timah Berujung Minta Maaf dan Akui Kesalahan
Selain itu kelangkaan gas 3 kg di Lebak karena adanya perubahan kebijakan distribusi dari Pertamina.
Sebenarnya stok gas elpiji 3 kg masih aman, namun harus dilakukan pembelian ke pangkalan resmi.
Kini, distribusi gas 3 kg harus langsung sampai ke pangkalan resmi, sehingga mengurangi ketersediaan gas di pengecer kecil.
Baca Juga: Warga Pertanyakan Anggaran Pemeliharaan Atas Kerusakan Jalan Nasional Bypass Soekarno-Hatta
Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah tengah mengembangkan sistem pencarian pangkalan gas berbasis website.
Melalui sistem ini akan menampilkan lokasi-lokasi pangkalan resmi gas elpiji 3 kg di Kabupaten Lebak.
Saat ini Pemerintah sedang mengembangkan sistem online yang memungkinkan masyarakat mencari lokasi pangkalan gas terdekat secara mudah.
Baca Juga: Indonesia Cetak Rekor Investasi Tertinggi Se Asia Tenggara, Capai Angka Fantastis RP1,714 Triliun
Disperindag Lebak juga mendorong penambahan pangkalan gas di berbagai wilayah untuk meningkatkan aksesibilitas.
Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perubahan kebijakan distribusi gas dan lokasi pangkalan resmi.
Warga yang kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg saat ini dapat menghubungi nomor 135 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









