Pegawai Terdampak PHK Masal, Wamenaker Sebut Masih Banyak Lapangan Pekerjaan Lain

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer berikan tanggapan tentang ramainya persoalan PHK masal yang terjadi baru-baru ini.
Immanuel beranggapan bahwa masih banyak lapangan pekerjaan lain yang tersedia untuk para pekerja yang terimbas PHK.
Dirinya juga mengatakan bahwa di daerah Garut, Jawa Barat tersedia penerimaan lapangan pekerjaan sekitar sepuluh ribu untuk masyarakat pencari kerja.
Baca Juga: Ular Sanca 2 Meter Teror Warga saat Banjir di Pinang Tangerang, Akibatnya Warga Alami Luka Gigitan
Kasus PHK masal yang belakangan ini menjadi perhatian adalah PT Sritex yang dinyatakan pailit sehingga resmi ditutup.
Mengatasi persoalan tersebut, Menaker Yassierlie telah menyiapkan langkah untuk membantu para pekerja Sritex yang berdampak dari adanya PHK masal ini.
Dari fenomena tersebut, Yassierli juga telah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten/Kota di wilayah Solo untuk memetakan berbagai peluang lapangan pekerjaan di perusahaan-perusahaan lain.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor, Pondasi Dua Rumah di Ciputat Timur Ambrol
Informasi terbaru ada peluang 10.666 lowongan pekerjaan di wilayah Solo dan sekitarnya dari berbagai industri sepertu garmen, plastik, sepatu dan lainnya.
Lowongan kerja ini dapat menjadi alternatif bagi semua pencari kerja termasuk karyawan yang terdampak PHK masal.
Ia juga menjelaskan bahwa pendataan lowongan pekerjaan di seluruh wilayah Indonesia merupakan salah satu program kerja Kemnaker.
Baca Juga: Aktivitas Pasar Ceger Tangsel Disetop Karena Terendam Banjir
Selain itu, Kemnaker juga berkoordinasi untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh Balai Pelatihan Vokasi Kemnaker yang tersebar di seluruh Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






