Buka Suara Terkait Demo Karyawan, Dirut RS Misi: 'Jaspel Tidak Dihilangkan, Disesuaikan dengan Kondisi Keuangan, SHU Minus Rp 1,2 Miliar'

AKURAT BANTEN, LEBAK - Puluhan karyawan RS Misi Lebak menggelar aksi unjuk rasa damai menuntut pencairan Jasa Pelayanan (Jaspel), dan kenaikan gaji pokok ke pihak manajemen yang akhirnya buka suara.
Direktur RS Misi Lebak menjelaskan, bahwa Jaspel tidak pernah dihapus, melainkan disesuaikan dengan kondisi keuangan rumah sakit.
“Jasa pelayanan itu tidak kami hilangkan. Tetapi, kami harus mengatur sesuai situasi dan kondisi keuangan. Acuannya tetap PKB Perjanjian Kerja Bersama (PKB),” jelas dr Totot Direktur RS Misi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/9/2025).
Baca Juga: Jurus Andra Soni Bikin Nelayan Banten Sejahtera: Tak Cukup Modal Janji, langsung Turun Tangan!
Ungkapnya, dasar penyesuaian tersebut tertuang dalam Bab VI PKB tentang Pengupahan, Pasal 12 Ayat 6, yang menyebutkan bahwa selain upah, rumah sakit dapat memberikan insentif dengan sistem perhitungan yang ditetapkan manajemen sesuai kemampuan keuangan.
“Jangan melihat bahwa bulan lalu dapat besar, sekarang kok turun. Karena rumah sakit ini menjual jasa. Kalau ada keuntungan, Jaspel bisa cair, tapi tetap disesuaikan kemampuan saat itu,” tegasnya.
Dirut mengakui, saat ini RS Misi Sedang Defisit Keuangan.
Baca Juga: Keracunan Maut MBG di Cipongkor Terulang, Puluhan Siswa SMK Dilarikan ke Rumah Sakit!
Lebih lanjut, pihak manajemen mengungkapkan kondisi finansial RS Misi memang sedang tidak sehat. Hingga Agustus 2025, rumah sakit mencatat kerugian (SHU minus Rp1,2 miliar).
“Ya, tadi sudah diungkapkan bagian akuntansi kami. Sampai dengan Agustus 2025, SHU kita masih minus 1,2 miliar. Jadi besar kecilnya Jaspel tidak bisa dipatok sama tiap bulan,” ujar Totot.
Pihaknya menegaskan, saat ini dinamika keuangan rumah sakit sangat bergantung pada pemasukan. Karena itu, nominal Jaspel yang diterima karyawan bisa berbeda dari bulan ke bulan.
Baca Juga: Bukan Cuma Nasi! Ini 5 Makanan Ajaib yang Bikin Janin 'Naik Kelas' dan Jadi Bayi Berbobot Ideal
Puluhan Karyawan RS Misi Kabupaten Lebak, melakukan aksi unjuk rasa, menuntut Jasa Pelayanan (Jaspel) dan Gaji, juga ucapan yang dinilai tak pantas bagi seorang Direktur mengatakan, 'Lu Jual Gue Beli'.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








