Wabup Ajak Pokja Wartawan Kolaborasi Bangun Lebak, Demokrasi Tak Akan Sehat Tanpa Pers yang Beretika

AKURAT BANTEN, SUBANG - Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah Mengajak Pokja Wartawan kolaborasi membangun Kabupaten Lebak, karena demokrasi tak akan sehat tanpa peran pers yang beretika.
Amir menegaskan, dengan dukungan wartawan Amir optimis program percepatan pembangunan yang dilaksanakan Bupati Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Raker dan Milad Ke-VI Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak, di Villa Sari Alam, Ciater Subang, Jabar, Sabtu (11/10/2025) malam.
Baca Juga: SMA Negeri 8 Pandeglang Gelar Pelatihan Kepemimpinan Siswa, Cetak Calon Pemimpin Masa Depan
Menurut Wabup Amir, profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga kebenaran informasi dan kontrol sosial dalam sistem demokrasi.
“Pers itu pilar keempat demokrasi. Tanpa pers yang sehat, partai politik, dunia pendidikan, bahkan dunia usaha pun tidak akan bisa tumbuh dengan baik,” ujar Amir.
Wapub menilai, saat ini banyak penyimpangan informasi di media sosial yang justru mengaburkan fakta. Sementara, wartawan memiliki kode etik jurnalistik yang menuntun mereka untuk bekerja secara profesional, memverifikasi informasi, dan menulis dengan tanggung jawab.
Baca Juga: Kunjungan Roy Suryo ke Makam Keluarga Jokowi Bareng Dokter Tifa Malah Temukan Hal Janggal Ini
“Kalau pejabat tidak memahami fungsi pilar demokrasi, berarti dia juga belum mengerti peran wartawan,” tegasnya.
Amir juga menyindir fenomena akun anonim di media sosial yang sering menyebarkan opini tanpa dasar, bahkan menyerang pihak lain tanpa bukti.
“Kenapa takut pakai nama asli? Kalau berani bicara di ruang publik, harus siap bertanggung jawab. Etika itu penting,” jelasnya.
Baca Juga: Tragedi Ponpes Al Khoziny: Evakuasi Ditutup, Kasus Naik ke Penyidikan!
Ia menambahkan, etika digital masyarakat Indonesia masih perlu diperkuat agar kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan.
“Medsos itu bukan tempat bebas tanpa aturan. Sopan santun, tanggung jawab, dan tabayyun (klarifikasi) tetap harus dijaga,” kata Amir
Wabup Amir juga mengajak para jurnalis di Lebak untuk terus memperkuat organisasi profesi agar media tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang.
“Saya bersyukur kalau dikritik lewat berita yang faktual. Artinya jurnalis bekerja sesuai fungsinya. Wartawan itu bukan musuh pejabat, tapi mitra dalam memperbaiki daerah,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










