Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Israel, IRGC Konfirmasi Gelombang Pertama Rudal dan Drone Dimulai

Akurat Banten - Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengumumkan bahwa serangan balasan terhadap Israel resmi dimulai melalui peluncuran gelombang pertama rudal dan drone.
Langkah ini disebut sebagai respons langsung atas tindakan agresif yang sebelumnya dilakukan oleh pihak yang mereka sebut sebagai rezim Zionis terhadap wilayah Iran.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa operasi militer tersebut merupakan bentuk pembalasan atas serangan yang dinilai mengancam kedaulatan negara.
"Sebagai tanggapan terhadap agresi musuh yang licik terhadap Iran, gelombang pertama serangan rudal dan pesawat tak berawak ke arah Israel telah dimulai," demikian pernyataan resmi yang disiarkan melalui televisi pemerintah Iran.
Baca Juga: Indonesia Siap Jadi Penengah Konflik AS dan Iran, Serukan Semua Pihak Tahan Diri
Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi bahwa Teheran telah mengerahkan berbagai jenis persenjataan, termasuk rudal jarak jauh serta pesawat nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV), untuk menargetkan wilayah Israel.
Sumber militer menyebutkan bahwa serangan ini menjadi salah satu langkah strategis Iran dalam menunjukkan kekuatan sekaligus memperingatkan pihak lawan agar tidak kembali melakukan tindakan serupa.
Di sisi lain, laporan dari Al Jazeera mengungkapkan bahwa seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan identitasnya menyatakan ketegangan ini dipicu oleh serangan sebelumnya yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran.
Pejabat tersebut menegaskan bahwa Iran tidak lagi dapat menoleransi aksi militer yang dianggap merugikan dan mengancam stabilitas nasionalnya.
Baca Juga: Detik-Detik Sopir Tertimpa Kontainer di Tanjung Priok, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Menurutnya, keputusan untuk meluncurkan serangan balasan bukan hanya bentuk respons, tetapi juga pesan tegas bahwa Iran siap mempertahankan diri dari tekanan eksternal.
Situasi ini memperlihatkan eskalasi signifikan dalam konflik kawasan Timur Tengah yang telah lama menjadi sorotan dunia internasional.
Pengamat menilai bahwa langkah Iran berpotensi memicu reaksi lanjutan dari pihak Israel maupun sekutunya, sehingga meningkatkan ketegangan geopolitik secara lebih luas.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dampak langsung dari serangan tersebut di wilayah Israel.
Perkembangan terbaru ini terus dipantau oleh berbagai pihak mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas regional dan keamanan global.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








