Banten

Viral Kelapa Utuh di Menu Makan Siang Gratis Gresik: BGN Bertindak Tegas, 9 Satuan Pelayanan Langsung 'Disuspen'!

Abdurahman | 15 Maret 2026, 20:39 WIB
Viral Kelapa Utuh di Menu Makan Siang Gratis Gresik: BGN Bertindak Tegas, 9 Satuan Pelayanan Langsung 'Disuspen'!
Penyaluran menu MBG kelapa utuh berujung penghentian sementara 9 SPPG di Gresik, Jawa Timur oleh Badan Bergizi Nasional (BGN) (dok Ist)

AKURAT BANTEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, jagat media sosial riuh setelah beredar kabar penyajian kelapa utuh dalam menu yang dibagikan di wilayah Gresik, Jawa Timur.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) tak tinggal diam dan langsung menjatuhkan sanksi berat.

Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik resmi dijatuhi sanksi penangguhan operasional atau "suspen".

Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ketidaksesuaian standar menu yang seharusnya diterima oleh para siswa.

Baca Juga: Viral! Rieke Diah Pitaloka Bongkar Foto Terduga Penyiram Air Keras Aktivis KontraS: "Jangan Salah Tangkap!"

Mengapa Kelapa Utuh Jadi Masalah?

Penyajian kelapa utuh dinilai tidak praktis dan tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pemberian makan bergizi yang seharusnya siap konsumsi.

Selain menyulitkan penerima manfaat (anak-anak sekolah), hal ini juga memicu pertanyaan mengenai pengawasan kualitas di tingkat lapangan.

Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, dalam keterangan resminya menyatakan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa kejadian ini seharusnya tidak perlu terulang jika para pengelola SPPG peka terhadap isu-isu yang sebelumnya sudah pernah terjadi di daerah lain.

"Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati," tegas Nanik (15/3).

Baca Juga: Teka-teki Hilangnya PM Israel Saat Dewan Militer Berkumpul, Benarkah Tewas Terjangkau Rudal Iran?

Sanksi Tegas: Dari Suspen hingga Rotasi Jabatan

BGN tidak hanya menghentikan sementara operasional sembilan SPPG tersebut, tetapi juga memerintahkan tindakan disipliner bagi para pimpinannya.

Sanksi SP 1 & Rotasi: Kepala SPPG yang terlibat terancam mendapatkan Surat Peringatan (SP) 1 atau mutasi/rotasi jabatan.

Ketegasan Pimpinan: Nanik menyoroti lemahnya literasi informasi para pimpinan satuan pelayanan yang dianggap "tidak mengikuti berita," sehingga melakukan kesalahan fatal yang sama secara berulang.

Baca Juga: Siapa Dua Pria Misterius Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus ? Ini Jawabannya!

Komitmen Keamanan Pangan dan Sensitivitas Publik

Kejadian di Gresik ini menjadi alarm keras bagi ribuan SPPG lainnya di seluruh Indonesia. BGN mengingatkan bahwa program MBG bukan sekadar membagikan makanan, melainkan menjaga amanah konstitusi untuk memperbaiki gizi nasional.

Aspek utama yang ditekankan oleh BGN meliputi:

Standar Menu: Harus sesuai dengan perhitungan gizi dan kemudahan konsumsi.

Keamanan Pangan: Memastikan makanan higienis dan layak.

Sensitivitas Isu: Pengelola wajib tanggap terhadap respons masyarakat agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Baca Juga: Dari I’tikaf Lahir Pribadi yang Lebih Tenang, Jujur, dan Bertanggung Jawab

Evaluasi Besar-besaran Program MBG

Kasus kelapa utuh ini menambah daftar panjang tantangan implementasi Makan Bergizi Gratis di lapangan.

Sebelumnya, BGN juga sempat mengklarifikasi beberapa isu viral lainnya seperti temuan lele mentah hingga nasi yang tidak layak.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman