Waspada Pecah Kaca, Kapolres Metro Tangerang Kota Instruksikan Patroli Rutin di Rest Area KM 13,5

AKURAT BANTEN - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. R.M. Jauhari, memberikan instruksi tegas kepada jajaran keamanan di jalur mudik untuk memperketat pengawasan terhadap tindak kriminalitas, khususnya aksi pecah kaca dan pencurian barang milik penumpang.
Hal ini disampaikan Kapolres saat memantau langsung situasi di Pos Pelayanan KM 13,5, wilayah Polsek Pinang, Minggu (15/3/2026).
Saat dikonfirmasi, ia meminta pihak sekuriti rest area dan petugas jaga untuk melakukan patroli secara rutin di kantong-kantong parkir.
"Kami mengimbau dan mendatangi pihak keamanan setempat, khususnya di rest area, untuk melakukan patroli rutin. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kejadian pecah kaca atau kehilangan barang-barang berharga milik pemudik," ujarnya.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan pemudik dapat beristirahat dengan tenang tanpa rasa khawatir akan keamanan kendaraannya.
Jauhari menegaskan bahwa fokus pengamanan tidak hanya pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada perlindungan harta benda masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh.
"Kerja sama yang kuat antara Polri, TNI, dan pengelola rest area ini adalah kunci. Kami ingin memastikan semboyan 'Arus Mudik Aman dan Keluarga Bahagia' benar-benar terwujud tahun ini," tambahnya.
Meski kondisi di rest area KM 13,5 saat ini terpantau masih landai, pihak kepolisian memperkirakan peningkatan aktivitas akan terjadi pada H-2 Lebaran.
Oleh karena itu, kesiagaan personel keamanan akan terus ditingkatkan hingga seluruh rangkaian arus mudik selesai.
"Ini adalah kerjasama yang kuat dari kita semuanya dan kita pastikan arus mudik 2026 ini, mudik aman dan keluarga bahagia bisa terwujud," tandasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana








