Banten

Analisis EUR, USD 27 Maret 2026: Pergerakan Euro Tertekan Dolar AS, Investor Cermati Arah Inflasi

Rahmawati Huda | 28 Maret 2026, 14:30 WIB
Analisis EUR, USD 27 Maret 2026: Pergerakan Euro Tertekan Dolar AS, Investor Cermati Arah Inflasi
Analisis EUR/USD 27 Maret 2026: Pergerakan Euro Tertekan Dolar AS, Investor Cermati Arah Inflasi / Freefik

AKURAT BANTEN - Secara teknikal, pasangan EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran support di level 1.1508–1.1488 dan resistance di area 1.1560–1.1592.

Rentang ini menunjukkan potensi pergerakan yang masih fluktuatif di pasar valuta asing.

Dalam perdagangan Kamis, 27 Maret 2026, nilai tukar EUR/USD tercatat melemah sekitar 0,28 persen ke posisi 1.1528.

Pelemahan ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih mendominasi pasar.

Baca Juga: Pedoman AI di Pendidikan Ditetapkan, Pemerintah Minta Penggunaan Disesuaikan Usia dan Lindungi Peserta Didik

Tekanan terhadap euro juga datang dari data ekonomi Jerman. Indeks kepercayaan konsumen GfK untuk April turun ke -28,0, menjadi level terendah dalam dua tahun dan berada di bawah perkiraan pasar.

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah sekitar 4 persen turut memberi tekanan tambahan.

Kondisi ini dinilai dapat membebani ekonomi kawasan Eropa yang masih bergantung pada impor energi.

Dari sisi kebijakan, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 25 basis poin mencapai sekitar 73 persen pada pertemuan mendatang.

Baca Juga: Jagat Sosial Memanas! Reaksi Tak Terduga Dokter Tifa Saat Dituding 'Dibayar' Rp50 Miliar untuk Serang Jokowi

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada rilis data ekspektasi inflasi konsumen dari ECB. Jika data menunjukkan penurunan, maka tekanan terhadap euro diperkirakan akan berlanjut.

Analis menilai pergerakan EUR/USD dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh arah dolar AS. Selama dolar tetap kuat, euro berpotensi bergerak melemah.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.