Banten

Video Ceramah Jusuf Kalla Diduga Dipotong, Polisi Dalami Bukti Digital untuk Ungkap Fakta

Riski Endah Setyawati | 25 April 2026, 18:43 WIB
Video Ceramah Jusuf Kalla Diduga Dipotong, Polisi Dalami Bukti Digital untuk Ungkap Fakta
Potret Jusuf Kalla (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Polda Metro Jaya terus melanjutkan proses penyelidikan terkait laporan dugaan manipulasi video ceramah Jusuf Kalla yang ramai diperbincangkan publik.

Kasus ini menjadi sorotan karena potongan video yang beredar dinilai memicu kesalahpahaman hingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Aparat kepolisian kini fokus menelaah keaslian rekaman tersebut guna memastikan apakah benar terjadi pemotongan atau pengeditan yang mengubah konteks pernyataan.

Baca Juga: Polemik Video JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Terancam Dilaporkan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa setiap barang bukti yang masuk akan melalui proses analisis mendalam.

“Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kepolisian untuk tidak gegabah dalam menarik kesimpulan sebelum seluruh bukti diverifikasi secara ilmiah.

Baca Juga: Pengungkapan Narkoba di Kebon Jeruk, Polisi Amankan Penghuni Kontrakan dengan Barang Bukti Sabu dan Ganja

Dalam prosesnya, penyidik memanfaatkan teknologi canggih melalui laboratorium digital forensik yang telah memiliki sertifikasi resmi.

Laboratorium ini berperan penting dalam menguji keaslian video, termasuk mendeteksi kemungkinan adanya manipulasi, pemotongan, atau penyuntingan yang menyesatkan.

“Polri memiliki Lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi,” kata Budi Hermanto.

Baca Juga: Polemik Video JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Terancam Dilaporkan

Dengan dukungan fasilitas tersebut, penyidik berharap dapat memperoleh gambaran utuh terkait isi ceramah yang sebenarnya tanpa distorsi.

Selain itu, tahapan penyelidikan juga terus berjalan dari sisi administratif sebagai bagian dari prosedur hukum yang berlaku.

Petugas kini mulai mengumpulkan berbagai dokumen pendukung untuk memperkuat proses penanganan perkara.

Baca Juga: Diuji Ketat, Produk BBM Alternatif Karya Anak Bangsa Didorong Menuju Standar Nasional

Tidak hanya berhenti pada analisis digital, pihak kepolisian juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelapor serta sejumlah saksi yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut.

Langkah ini dilakukan guna menggali keterangan yang lebih komprehensif dan memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Keterangan saksi diharapkan dapat melengkapi hasil uji forensik sehingga penyidik memiliki dasar kuat dalam menentukan arah kasus.

Baca Juga: Polemik Video JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Terancam Dilaporkan

Di tengah berkembangnya informasi di ruang digital, aparat menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menerima dan menyebarkan konten.

Video yang telah dipotong atau diedit berpotensi menimbulkan persepsi keliru jika tidak dikaji secara utuh.

Karena itu, penyelidikan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ruang publik agar tetap kondusif dan bebas dari informasi yang menyesatkan.

Baca Juga: Pengungkapan Narkoba di Kebon Jeruk, Polisi Amankan Penghuni Kontrakan dengan Barang Bukti Sabu dan Ganja

Polda Metro Jaya memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hasil akhir dari penyelidikan nantinya akan diumumkan setelah seluruh proses analisis dan pemeriksaan dinyatakan lengkap.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.