Banten

Timur Tengah Memanas Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Terus Berperang, Drone Serang UEA

Aullia Rachma Puteri | 11 Mei 2026, 04:59 WIB
Timur Tengah Memanas Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Terus Berperang, Drone Serang UEA
Mojtaba Khamenei perintahkan Iran tetap lakukan perang

AKURAT BANTEN - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah muncul laporan bahwa Mojtaba Khamenei memerintahkan militer Iran untuk melanjutkan operasi perang menghadapi musuh-musuhnya.

Situasi semakin panas setelah dua drone dilaporkan menyerang wilayah Uni Emirat Arab atau UEA.

Media Iran menyebut perintah tersebut disampaikan Mojtaba Khamenei dalam pertemuan bersama petinggi militer dan komando gabungan angkatan bersenjata Iran.

Dalam arahannya, ia meminta pasukan Iran tetap bersiap menghadapi berbagai ancaman dari pihak luar.

Baca Juga: Rudal Iran Sudah Bidik Target AS dan Kapal Musuh, IRGC: Siap Perang, Tinggal Tunggu Perintah Serang

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya konflik regional yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Iran disebut terus memperkuat kesiapan tempurnya untuk menghadapi kemungkinan eskalasi perang yang lebih besar di kawasan Teluk.

Sejumlah pejabat militer Iran menegaskan pasukan mereka berada dalam kondisi siap tempur penuh.

Sistem rudal, drone, hingga pertahanan udara diklaim telah disiagakan untuk menghadapi berbagai kemungkinan serangan.

Baca Juga: Perang Memanas! Iran Belum Respon Proposal Damai AS, Israel Bombardir Lebanon dan Selat Hormuz Kian Mencekam

Di saat bersamaan, Uni Emirat Arab mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dua drone yang diduga berasal dari Iran.

Meski tidak dijelaskan secara rinci lokasi insiden tersebut, kejadian itu langsung memicu kekhawatiran internasional.

Serangan drone tersebut menambah daftar panjang ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa bulan terakhir.

Konflik yang terus membesar dikhawatirkan dapat menyeret lebih banyak negara ke dalam situasi perang terbuka.

Baca Juga: Dunia Geger Iran Tulis Pesan Emosional di Rudal Sebelum Serang Kapal AS

Iran sebelumnya memang beberapa kali mengeluarkan ancaman balasan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Teheran menegaskan tidak akan tinggal diam apabila wilayah, kapal, atau kepentingan nasional mereka diserang.

Sejumlah pejabat militer Iran bahkan menyebut rudal dan drone milik mereka sudah siap digunakan sewaktu-waktu.

Iran juga terus menunjukkan kemampuan militernya melalui berbagai latihan tempur dan operasi di kawasan Teluk Persia.

Baca Juga: Iran Ancam Hantam AS Jika Kapalnya Diserang, Situasi Selat Hormuz Makin Gawat

Ketegangan di Timur Tengah saat ini menjadi perhatian serius dunia internasional karena berkaitan langsung dengan keamanan jalur pelayaran dan perdagangan energi global.

Selat Hormuz yang berada di kawasan tersebut merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia.

Pengamat hubungan internasional menilai perintah untuk melanjutkan perang menunjukkan Iran belum ingin meredakan konflik dalam waktu dekat.

Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko bentrokan militer yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Drone Misterius Ditembak Iran di Selat Hormuz, Video Puingnya Bikin Dunia Tegang

Negara-negara Teluk pun mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan meluasnya konflik.

Sistem pertahanan udara diperketat, sementara keamanan pelayaran internasional di sekitar Selat Hormuz terus ditingkatkan.

Di sisi lain, sejumlah negara masih berupaya mendorong jalur diplomasi agar ketegangan tidak berkembang menjadi perang besar.

Banyak pihak berharap konflik Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya dapat diselesaikan melalui negosiasi damai.

Baca Juga: Drone Misterius Ditembak Iran di Selat Hormuz, Video Puingnya Bikin Dunia Tegang

Hingga kini, situasi keamanan di Timur Tengah masih terus dipantau dunia internasional.

Masyarakat global khawatir konflik yang terus memanas dapat berdampak besar terhadap stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan dunia.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.