Bertentangan dengan Aturan, Reklame Bando di Kota Serang Tetap Membentang

AKURAT BANTEN - Meski aturan pelarangan reklame bando sudah berlaku sejak lama, sejumlah konstruksi iklan melintang di atas jalan di Kota Serang masih ditemukan berdiri di beberapa ruas utama.
Padahal, Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya telah meminta perusahaan pemilik reklame untuk melakukan pembongkaran mandiri terhadap bando yang berada di jalan kewenangan provinsi.
Larangan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20 Tahun 2010 yang melarang bangunan iklan maupun media informasi melintang di atas jalan sebagaimana diatur dalam Pasal 18.
Baca Juga: MPR RI Bakal Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar Kalbar Usai Kontroversi Penilaian
Di tingkat daerah, ketentuan itu juga diperkuat melalui Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Reklame serta Peraturan Wali Kota Serang Nomor 5 Tahun 2022.
Berdasarkan dokumen penertiban yang diterima, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten telah menggelar audiensi pembongkaran reklame bando pada 3 September 2025.
Dalam surat bernomor B.000.1.5/295/DPUPR/2025, para pemilik reklame diminta membongkar sendiri konstruksi bando maksimal satu bulan setelah kesepakatan dibuat.
Baca Juga: Dari Kehilangan Harry Kane hingga Krisis Besar, Tottenham Sedang Tidak Baik-Baik Saja
"Perusahaan pemilik aset bando agar segera membongkar," demikian bunyi surat tersebut dikutip pada Rabu (13/5/2026).
Tercatat sedikitnya tujuh perusahaan masuk dalam daftar penertiban, yakni PT Immortal Branding, PT Multi Kencana Rona Utama, PT Ghi-Gha Kompania, PT Aneka Karya Advertising, PT Bardie Puri Utama, CV H Agung, dan CV Prima Graha Karya Utama.
Sejumlah titik reklame dilaporkan telah dibongkar, di antaranya reklame milik PT Multi Kencana di Jalan Jenderal Ahmad Yani, reklame PT Ghiga di dekat Polres, serta bando di Jalan Raya Serang-Jakarta dekat Universitas Bina Bangsa.
Baca Juga: Buntut Kisruh LCC 4 Pilar Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Apresiasi Beasiswa ke Tiongkok
Selain itu, pembongkaran juga dilakukan terhadap reklame di depan Terminal Pakupatan, Jalan M Syafei Lontar, dan Jalan SA Tirtayasa Royal.
Meski demikian, pemerintah mencatat masih ada titik reklame yang belum sepenuhnya dibongkar. Salah satunya berada di Jalan Mayor Syafei yang statusnya masih dalam proses pembongkaran. Di lapangan, beberapa konstruksi bando juga masih tampak berdiri.
Kepala DPMPTSP Kota Serang, Arif Rahman, mengatakan pemerintah provinsi sebelumnya telah menyampaikan surat kepada para pemilik reklame terkait kewajiban pembongkaran mandiri.
Baca Juga: Timnas U17 Tumbang dari Jepang, Namun Garuda Muda Dinilai Punya Masa Depan Cerah
"Informasinya gubernur melalui PUPR Provinsi sudah menyampaikan surat kepada pemilik bando untuk membongkar," kata Arif.
Ia menjelaskan, belum seluruh reklame ditertibkan karena sebagian perusahaan masih terikat kontrak kerja sama dengan pemilik merek yang memasang iklan.
"Jika ada yang belum, mungkin karena masih terikat kontrak dengan brand atau terkendala biaya bongkar," ujarnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”











