Megawati Tegaskan Dukungan untuk Palestina Saat Bertemu Dubes Abdalfatah Alsattari di Menteng

AKURAT BANTEN - Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut berlangsung penuh kehangatan sekaligus emosional karena membahas kondisi rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi konflik berkepanjangan.
Dalam kesempatan itu, Alsattari menyampaikan apresiasi atas sikap Megawati yang dinilai tidak pernah berubah dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Eks Komisioner Ombudsman Jadi Tersangka Kasus CPO, Kejagung Langsung Lakukan Penahanan
Ia juga memaparkan situasi terkini di wilayah Palestina yang disebut masih mengalami kehancuran akibat serangan Israel.
Menurut Alsattari, dampak perang tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga meninggalkan penderitaan besar bagi warga sipil.
“Puluhan ribu bangunan dan rumah telah musnah, begitu banyak nyawa melayang dan rakyat menderita, kebanyakan ibu dan anak-anak. Yang juga menyedihkan, di antara korban tersebut termasuk juga 200 orang jurnalis harus merelakan nyawanya. Israel sedang menghancurkan harapan rakyat Palestina,” ujar Alsattari.
Baca Juga: Dony Oskaria Pastikan Karyawan PT INTI Tetap Aman di Tengah Proses Penataan BUMN
Ia menilai alasan penyerangan dengan dalih memburu Hamas tidak dapat dibenarkan karena banyak korban berasal dari kalangan sipil.
Alsattari menegaskan para jurnalis, perempuan, hingga anak-anak yang menjadi korban tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok bersenjata.
Karena itu, ia kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Megawati atas dukungan moral dan politik yang terus diberikan kepada rakyat Palestina.
Paparan tersebut membuat Megawati tampak tersentuh.
Baca Juga: Lionel Messi Cedera di Saat Terburuk, Mimpi Argentina Pertahankan Gelar Mulai Terancam?
Presiden ke-5 RI itu mengaku teringat sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia saat menghadapi penjajahan di masa lalu.
Megawati juga mengenang pesan sang ayah, Presiden pertama RI Soekarno, yang sejak dahulu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Di hadapan Dubes Palestina, Megawati kembali menegaskan posisinya terkait hubungan Indonesia dengan Israel.
Baca Juga: Eks Komisioner Ombudsman Jadi Tersangka Kasus CPO, Kejagung Langsung Lakukan Penahanan
“Adalah hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Saya selalu mendukung ide yang menyatakan bahwa Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel selama rakyat Palestina belum memperoleh kemerdekaannya,” tegas Megawati.
Ia pun menyoroti pentingnya reformasi di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB agar lembaga internasional tersebut mampu berperan lebih efektif dalam menyelesaikan konflik global.
Menurut Megawati, kekuatan militer mungkin dapat menghancurkan bangunan dan wilayah secara fisik, namun semangat perjuangan rakyat Palestina diyakini tidak akan mudah padam.
Baca Juga: Dony Oskaria Pastikan Karyawan PT INTI Tetap Aman di Tengah Proses Penataan BUMN
“Israel mungkin dapat menghancurkan secara fisik, namun saya yakin bahwa di setiap dada rakyat Palestina terdapat jiwa yang tidak mudah menyerah dan bergelora tekad kuat untuk merdeka. Sama seperti Indonesia, dan saya yakin suatu saat kemerdekaan Palestina yang paripurna akan tercapai. Sebagaimana Bung Karno juga berpesan untuk selalu mendukung kemerdekaan Palestina,” kata Megawati.
Suasana pertemuan kemudian ditutup dengan simbol persahabatan dan dukungan moral.
Alsattari menyelempangkan kefiyeh merah kepada Megawati sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol solidaritas terhadap Palestina.
Baca Juga: Dony Oskaria Pastikan Karyawan PT INTI Tetap Aman di Tengah Proses Penataan BUMN
Dubes Palestina itu juga mengangkat jari membentuk simbol victory sebagai doa untuk kemenangan rakyat Palestina.
Megawati pun membalas dengan pesan singkat yang penuh semangat.
“Be strong,” ucap Megawati kepada rakyat Palestina.
Alsattari lalu mendoakan agar Megawati selalu diberikan kesehatan dan kekuatan.
Baca Juga: Ancaman OPM di Awimbon Memanas Puluhan Warga Dievakuasi TNI dari Kampung Kawe
Momen pertemuan yang semula penuh haru kemudian berubah lebih cair ketika Alsattari melontarkan candaan dan mengajak Megawati adu panco.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Di antaranya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Direktur Hubungan Luar Negeri PDIP Hanjaya Setiawan, serta politikus PDIP M. Guntur Romli.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









