Banten

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Larangan Bawa Air Zamzam di Koper

Viona Sebastian Nolani | 1 Juni 2026, 19:32 WIB
Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Larangan Bawa Air Zamzam di Koper
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan perdana jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5) malam. (haji.go.id)

AKURAT BANTEN - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama resmi dimulai.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan proses kepulangan berlangsung bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan pengawalan menyeluruh untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran perjalanan menuju Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan, tahap kepulangan menjadi bagian penting dalam rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pemerintah terus memantau seluruh pergerakan jemaah, mulai dari hotel, perjalanan menuju bandara, hingga proses penerbangan ke Indonesia.

Baca Juga: Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah, Pertamax Turbo Naik hingga Dexlite Turun Rp3.000

“Pada hari ini, Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan 15 Zulhijjah 1447 Hijriah, penyelenggaraan ibadah haji memasuki hari operasional ke-42. Alhamdulillah, secara keseluruhan rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terus berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali,” ujar Maria di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Ia menuturkan, meskipun masih ditemukan sejumlah catatan selama pelaksanaan di lapangan, seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang.

“Tentu ada beberapa catatan di lapangan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar pelayanan kepada jemaah ke depan semakin optimal,” katanya.

Menurut Maria, seluruh rangkaian utama ibadah haji yang telah dijalani jemaah Indonesia berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Prabowo-Megawati Tunjukkan Keakraban Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Keberhasilan tersebut menjadi modal penting sebelum para jemaah memasuki tahapan akhir berupa kepulangan secara bertahap ke Indonesia.

“Alhamdulillah, rangkaian utama ibadah haji yang telah dilalui jemaah Indonesia berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali. Saat ini, sebagian jemaah mulai memasuki fase kepulangan ke Tanah Air,” jelasnya.

Pada Senin (1/6/2026), sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan kembali ke Indonesia.

Hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 12 kloter telah diberangkatkan dengan total 3.479 jemaah dan 36 petugas.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, PUMMA Jadi Senjata Baru BRIN untuk Deteksi Tsunami di Indonesia

Kemenhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah Indonesia yang dinilai telah menunjukkan disiplin, kesabaran, serta kepatuhan terhadap arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. Segala saran dan masukan dari Bapak dan Ibu jemaah menjadi bekal kami untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal pada masa penyelenggaraan ibadah haji ke depan,” ujar Maria.

Selain kepada jemaah, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh petugas haji Indonesia yang telah memberikan pelayanan, pendampingan, perlindungan, dan pengawasan selama proses ibadah berlangsung.

Memasuki masa kepulangan, Kemenhaj mengingatkan jemaah agar mempersiapkan barang bawaan dengan baik dan mengikuti seluruh jadwal serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: BRIN Ungkap Rahasia Sistem Peringatan Dini Gempa Jepang yang Mampu Selamatkan Industri dan Kereta Cepat

Jemaah juga diminta mematuhi arahan petugas, baik saat berada di hotel, dalam perjalanan menuju bandara, maupun selama penerbangan.

“Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, dokumen penting, serta barang-barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau. Jemaah juga harus memperhatikan ketentuan berat dan jenis barang bawaan sesuai aturan penerbangan,” kata Maria.

Secara khusus, Kemenhaj kembali mengingatkan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin.

Aturan tersebut wajib dipatuhi karena berkaitan dengan ketentuan penerbangan dan proses pemeriksaan barang di bandara.

Baca Juga: BRIN Ungkap Ancaman Besar di Pantura, Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut Makin Mengkhawatirkan

“Kami menegaskan kembali kepada seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara,” tegas Maria.

Ia memastikan seluruh jemaah tetap akan memperoleh air zamzam melalui mekanisme resmi setelah tiba di Indonesia.

Setiap jemaah akan menerima satu galon berisi 5 liter air zamzam di debarkasi masing-masing.

“Air zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi. Setiap jemaah akan menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa zamzam di koper,” ujarnya.

Baca Juga: Temuan BRIN, Sungai Purba yang Tenggelam Ini Mungkin Jadi Rute Migrasi Manusia Modern Awal

Selain itu, Kemenhaj mengimbau jemaah tetap menjaga kondisi kesehatan selama menunggu jadwal kepulangan.

Cuaca di Makkah yang masih panas membuat jemaah dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, beristirahat cukup, serta menggunakan pelindung kepala atau payung saat beraktivitas di luar hotel.

Jemaah juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri menjalankan ibadah tambahan apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

Untuk jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, maupun mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi, Kemenhaj meminta dukungan dan pendampingan dari ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, keluarga, serta sesama jemaah.

“Mari kita terus menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Semangat gotong royong dan ukhuwah yang telah terjalin selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya terus dijaga hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat,” tutup Maria.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.