Kejagung Gerebek Kantor BGN Usai Kepala Badan Dicopot, Ada Apa dengan Program Makan Gratis?

AKURAT BANTEN - Penyidik dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan penggerebekan di kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (3/6/2026) dini hari.
Sejumlah pejabat menyebutkan bahwa gedung lembaga yang menangani program makan gratis unggulan Presiden Prabowo Subianto itu berada dalam kondisi tertutup dan tidak beroperasi.
Program makan gratis tersebut menjadi salah satu janji utama Prabowo saat kampanye Pilpres 2024.
Pemerintah bahkan telah menyiapkan anggaran sedikitnya US$15 miliar guna menjalankan program besar yang menargetkan 83 juta anak-anak dan ibu hamil di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Inflasi Indonesia Mei 2026 Naik Tajam, Harga Cabai Jadi Pemicu Utama
Juru bicara Kejaksaan Agung membenarkan adanya penggerebekan kepada Reuters melalui pesan singkat.
Namun, pihaknya enggan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kasus yang tengah diselidiki oleh tim penyidik.
Penggerebekan itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Presiden Prabowo mencopot Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Seorang pejabat menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan persoalan tata kelola lembaga serta kualitas makanan dalam program tersebut.
Baca Juga: Inflasi Indonesia Melejit di Mei 2026, Harga Makanan dan Transportasi Jadi Pemicu
Dua sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa aparat Kejaksaan Agung tiba di gedung BGN sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan beberapa kendaraan operasional.
Hingga sekitar pukul 11.00 WIB, kantor tersebut masih dalam keadaan terkunci.
Para pegawai yang datang untuk bekerja juga belum diperbolehkan masuk ke area gedung.
Sejumlah pegawai yang menunggu di luar kantor mengaku tidak mengetahui secara pasti situasi yang sedang terjadi.
Salah seorang di antaranya menyebut aktivitas penggerebekan berlangsung di lantai dua, lokasi ruang kerja jajaran pimpinan utama lembaga itu berada.
Program makan gratis nasional menjadi perhatian publik sejak pertama kali dijalankan pada Januari 2025.
Para investor sebelumnya menyoroti besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah dan khawatir target defisit fiskal Indonesia dapat terganggu akibat program tersebut.
Meski menuai kekhawatiran dari berbagai pihak, Prabowo menegaskan program makan gratis akan tetap dijalankan sesuai rencana pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan mengganti Dadan diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja Badan Gizi Nasional.
Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Selasa malam.
Dadan, yang dikenal sebagai ahli entomologi, akan digantikan oleh wakilnya, Nanik Sudaryati Deyang. Nanik merupakan mantan jurnalis sekaligus bagian dari tim kampanye Prabowo pada Pemilu 2024.
"Terdapat masalah terkait disiplin dalam pelaksanaan tata kelola, termasuk disiplin dalam menjaga standar kualitas pangan, yang seharusnya telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
Program makan bergizi gratis di sekolah juga sempat dikaitkan dengan kasus keracunan makanan.
Hingga April lalu, sedikitnya 33.000 anak dilaporkan terdampak, menurut data dari Network for Education Watch, sebuah organisasi non-pemerintah.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








