Banten

Matt Freese, Kiper Jenius AS Lulusan Harvard yang Bersinar di Piala Dunia 2026

Viona Sebastian Nolani | 15 Juni 2026, 14:10 WIB
Matt Freese, Kiper Jenius AS Lulusan Harvard yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Matt Freese, kiper timnas AS di Piala Dunia 2026. (Instagram/@mattyicefreese)

AKURAT BANTEN - Matt Freese menjadi salah satu contoh nyata perpaduan antara dunia akademik dan sepak bola profesional yang berjalan seimbang.

Kiper berusia 27 tahun itu dikenal bukan hanya karena kualitasnya di lapangan, tetapi juga karena pencapaian akademis dan latar belakang keluarganya yang luar biasa.

Freese menempuh pendidikan ekonomi dan ilmu komputer di Universitas Harvard.

Setelah memasuki tahun kedua kuliah, ia menandatangani kontrak profesional bersama Philadelphia Union di Major League Soccer (MLS) sebagai pemain binaan akademi.

Baca Juga: Suhu Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026, Ilmuwan Sebut Pemain Bisa dalam Bahaya

Meski sudah berstatus pemain profesional, ia tetap melanjutkan pendidikan secara daring hingga akhirnya resmi meraih gelar sarjana ekonomi pada 2022.

Sebelum masuk Harvard, Matt Freese lebih dulu menunjukkan prestasi akademik gemilang.

Ia mendapatkan beasiswa kehormatan National Merit Scholar dan sukses meraih medali emas dalam ujian bahasa Spanyol tingkat nasional.

Tidak hanya berprestasi secara individu, penjaga gawang dengan tinggi 1,93 meter tersebut juga berasal dari keluarga yang memiliki tradisi akademis kuat.

Baca Juga: Lamine Yamal dan Drama Timnas Maroko, Pernyataan Terbaru FRMF Bikin Heboh

Kakek dan neneknya dari pihak ayah merupakan ilmuwan kelahiran Jerman yang pernah bekerja di National Institutes of Health (NIH).

Ayahnya, Andrew Freese, dikenal sebagai ahli bedah saraf dengan dua gelar dari Universitas Harvard serta gelar Ph.D. dari MIT.

Andrew Freese juga dikenal karena keberhasilannya melakukan uji coba terapi gen pertama pada manusia untuk penyakit neurologis pada 2001.

Sementara itu, ibu Matt Freese adalah lulusan Universitas Boston dan Universitas Tufts, serta pendiri perusahaan manajemen layanan kesehatan.

Kemampuan akademis Matt Freese juga diterapkannya langsung di dunia sepak bola.

Saat masih kuliah di Harvard, ia pernah melakukan penelitian mengenai adu penalti.

Pengetahuan tersebut terbukti efektif ketika ia tampil di Piala Emas 2025 dengan menggagalkan 3 dari 6 penalti saat menghadapi Kosta Rika pada babak perempat final.

Karier sepak bolanya berkembang melalui akademi Philadelphia Union. Ia juga sempat berlatih bersama tim U19 Amerika Serikat dan mengikuti program latihan singkat bersama Manchester United.

Pada 2023, Freese bergabung dengan New York City FC dan perlahan memperkuat posisinya sebagai salah satu kiper andalan di MLS.

Awal 2025 menjadi momen penting ketika Matt Freese mendapat panggilan pertama ke tim nasional Amerika Serikat.

Meski awalnya tidak lebih diunggulkan dibanding beberapa kandidat lain, terutama Matt Turner dari New England Revolution, performa konsistennya di Piala Emas membuat pelatih Mauricio Pochettino memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

Dalam ajang Piala Dunia 2026, Matt Freese memakai jersey nomor 24 dan resmi menjadi starter saat Amerika Serikat menghadapi Paraguay pada laga pembuka.

Pada kemenangan 4-1 tersebut, Freese memang tidak terlalu banyak mendapat ancaman serius karena lini pertahanan AS tampil solid, terutama berkat kontribusi Chris Richards.

Gol tunggal Paraguay terjadi ketika lini belakang AS kehilangan fokus. Serangan diawali oleh kiper Paraguay, Orlando Gill, dari area pertahanan sendiri sebelum Mauricio melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan Matt Freese.

Meski gagal mencatat clean sheet, Freese tetap tampil penting lewat sejumlah penyelamatan krusial dan distribusi bola yang membantu menjaga ritme permainan tim.

Kemenangan 4-1 atas Paraguay menjadi awal sempurna bagi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri.

Hasil tersebut juga membuka peluang besar bagi Matt Freese untuk terus menunjukkan kualitasnya sebagai kiper utama tim AS pada laga-laga berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.