Portugal Menggila Lawan Uzbekistan, Bung Jupri Ungkap Kunci Dominasi dan Ketajaman Cristiano Ronaldo

AKURAT BANTEN - Portugal mendapat apresiasi atas performa impresif saat menghadapi Uzbekistan.
Komentator sepak bola Bung Jupri menilai tim berjuluk Selecao das Quinas itu tampil jauh lebih baik dibandingkan laga sebelumnya dan mampu mendominasi pertandingan sejak menit awal.
Menurut Jupri, Portugal langsung mengambil kendali permainan melalui serangan yang tersusun rapi dan tekanan tinggi ke area pertahanan Uzbekistan.
Dominasi tersebut membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.
Baca Juga: Bea Cukai Bongkar 43 Kontainer Balepress Ilegal di Tanjung Priok, Nilainya Capai Rp37,5 Miliar
"Jika melihat pertandingan ini, Portugal tampil jauh lebih baik dibandingkan penampilan mereka pada laga sebelumnya. Mereka mampu masuk ke area pertahanan lawan dengan efektif serta menciptakan tekanan sejak awal pertandingan," kata Jupri, dikutip dari RRI.
Keunggulan Portugal semakin terlihat setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol cepat pada awal pertandingan.
Jupri menilai gol tersebut lahir dari kerja sama tim yang solid dan menjadi titik balik yang membuat Portugal semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya laga.
Uzbekistan pun terus berada di bawah tekanan karena kesulitan keluar dari kepungan serangan yang dibangun para pemain Portugal.
Baca Juga: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan YTR
"Momentum pertandingan langsung berpihak kepada Portugal setelah gol cepat yang berhasil dicetak Cristiano Ronaldo. Gol tersebut lahir dari rangkaian serangan yang dibangun dengan baik oleh para pemain Portugal," kata Jupri.
Selain ketajaman lini depan, Jupri menyoroti kontribusi besar dua bek sayap Portugal, Nuno Mendes dan Joao Cancelo.
Keduanya dinilai aktif membantu serangan sekaligus memberikan tekanan dari sisi lapangan sehingga menyulitkan Uzbekistan dalam mengantisipasi alur permainan.
Serangan yang dibangun melalui kedua sisi lapangan menjadi salah satu senjata utama Portugal untuk menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Ribuan Buruh Terancam PHK, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Dikabarkan Pindah Produksi ke Vietnam
"Keaktifan dua bek sayap Portugal menjadi salah satu kunci keberhasilan tim menguasai jalannya pertandingan. Nuno Mendes dan Joao Cancelo terus bergerak membantu serangan dari berbagai sisi lapangan sepanjang laga," ujarnya.
Jupri juga menilai Cristiano Ronaldo menjadi pemain paling menonjol pada babak pertama.
Kapten Portugal tersebut sukses mencetak dua gol dan hampir menorehkan hattrick sebelum jeda pertandingan.
Peluang tambahan Ronaldo tercipta pada masa injury time babak pertama. Namun, upaya tersebut masih mampu digagalkan lini pertahanan Uzbekistan.
Meski gagal menambah gol, Ronaldo tetap menjadi ancaman terbesar bagi lawan berkat efektivitasnya di depan gawang.
Baca Juga: TVRI Bayar Rp1,3 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Kenapa Penonton Digital Masih Harus Bayar?
"Ronaldo layak disebut sebagai bintang pada babak pertama karena tampil sangat efektif dalam penyelesaian akhir. Ia bahkan hampir mencetak hattrick sebelum turun minum, namun peluangnya masih mampu digagalkan lawan," ujarnya.
Atas penampilan tersebut, Jupri memberikan apresiasi kepada pelatih dan seluruh pemain Portugal.
Ia menilai kebangkitan Portugal datang pada momentum yang tepat untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Di sisi lain, Ronaldo sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah tampil kurang maksimal saat Portugal menghadapi Republik Demokratik Kongo.
Berdasarkan statistik pertandingan, penyerang berusia 41 tahun itu hanya menyentuh bola sebanyak 25 kali sepanjang laga.
Baca Juga: Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Potongan Aplikasi Gojek dan Grab Turun Jadi 8 Persen
Meski demikian, pelatih Portugal Roberto Martinez tetap menunjukkan kepercayaan penuh kepada sang kapten dan menilai kualitas Ronaldo tetap dibutuhkan, terutama dalam situasi ketika tim memerlukan gol.
"Dalam situasi seperti itu, Anda dapat memanfaatkan kualitas Ronaldo. Tidak masuk akal untuk mengeluarkan pemain seperti Cristiano dari pertandingan ketika Anda membutuhkan gol," kata Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026





