Banten

Indonesia Targetkan Stop Impor Garam pada 2027, Begini Strategi Pemerintah

Viona Sebastian Nolani | 28 Juni 2026, 17:56 WIB
Indonesia Targetkan Stop Impor Garam pada 2027, Begini Strategi Pemerintah
Ilustrasi garam. (Flickr/ stlbites.com)

AKURAT BANTEN - Pemerintah Indonesia menargetkan penghentian impor garam sepenuhnya pada tahun 2027, meski hingga kini masih mendatangkan jutaan ton garam dari luar negeri setiap tahun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada Kamis, 25 Juni.

Menurut Sakti, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mempercepat peningkatan kapasitas produksi garam nasional.

Langkah tersebut bertujuan memperkuat kemandirian sektor garam sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor.

Baca Juga: Bek Tanjung Verde Sesumbar Jelang Lawan Argentina 'Atas Izin Tuhan, Kami Bisa Singkirkan Juara Bertahan'

Berdasarkan data resmi, kebutuhan garam nasional mencapai sekitar 5 juta ton setiap tahun.

Namun, produksi garam dalam negeri hingga saat ini masih belum mampu memenuhi permintaan tersebut, terutama untuk kebutuhan garam industri yang terus meningkat.

Sebagai upaya mendukung swasembada garam, pemerintah tengah mengembangkan fasilitas produksi berbasis teknologi modern, termasuk proyek pengolahan air laut menjadi garam.

Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga ketersediaan pasokan garam yang stabil untuk memenuhi kebutuhan sektor pangan maupun industri.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.