Viral Lionel Messi Bentak Wasit Joao Pinheiro di Laga Argentina vs Swiss, Ini Penyebabnya

AKURAT BANTEN - Lionel Messi menjadi sorotan usai menunjukkan reaksi emosional kepada wasit Joao Pinheiro saat Argentina mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 pada laga perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026).
Momen tersebut terjadi pada menit ke-41 ketika Swiss akan mengeksekusi tendangan bebas.
Messi yang berada di dalam pagar hidup Argentina diminta oleh wasit asal Portugal itu untuk mundur hingga mencapai jarak yang telah ditentukan.
Pemain yang mengenakan ban kapten Argentina tersebut sebenarnya mengikuti instruksi wasit.
Namun, ia terlihat tidak senang dengan cara Pinheiro berbicara dan gestur yang ditunjukkan kepadanya.
"Bicaralah padaku dengan baik," bentak Messi seketika.
Setelah eksekusi tendangan bebas berlangsung, pemilik delapan gelar Ballon d'Or itu masih mendekati Pinheiro untuk menyampaikan protes atas perlakuan yang diterimanya.
"Bicaralah kepada saya dengan sopan. Jangan tidak menghormati saya. Bicaralah kepada saya dengan sopan, seperti cara saya berbicara kepada Anda."
Baca Juga: Bukan Dibantu Wasit, Ini Fakta di Balik Kemenangan Argentina atas Swiss di Piala Dunia 2026
Rekaman gerak lambat memperlihatkan Messi dan Pinheiro terus saling berbicara sejak titik tendangan bebas Swiss hingga menuju posisi tembok pertahanan Argentina.
Karena Messi belum sepenuhnya bergeser ke lokasi yang diinginkan, Pinheiro kemudian menyemprotkan busa putih membentuk garis lurus tepat di antara kaki sang bintang.
Busa putih tersebut merupakan perlengkapan yang digunakan wasit untuk menandai posisi bola sekaligus batas minimal jarak pagar hidup.
Teknologi sederhana ini pertama kali dikembangkan di Brasil pada tahun 2000 sebelum akhirnya digunakan secara luas sejak Piala Dunia 2014.
Menurut sejumlah pakar pembaca gerak bibir, Messi berulang kali meminta sang pengadil lapangan agar tetap menjaga sikap dan berbicara dengan sopan selama percakapan berlangsung.
Meski melontarkan protes dengan nada tinggi, pemain berusia 39 tahun itu tetap menjaga sikap.
Ia terlihat menempatkan kedua tangannya di belakang punggung dan tidak melakukan tindakan agresif yang dapat memperkeruh situasi.
Pinheiro pun memutuskan tidak mengeluarkan kartu untuk Messi, sehingga pertandingan dapat langsung dilanjutkan.
Cuplikan insiden tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu perdebatan mengenai kepemimpinan wasit serta interaksinya dengan kapten Argentina.
Joao Pinheiro sendiri merupakan wasit FIFA berusia 38 tahun yang telah memimpin pertandingan kasta tertinggi Liga Portugal sejak 2015.
Sebelum bertugas di Piala Dunia 2026, ia juga dipercaya memimpin sejumlah laga bergengsi, termasuk Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super UEFA 2025.
Terlepas dari perdebatan tersebut, hasil pertandingan tidak berubah.
Argentina akhirnya memastikan kemenangan 3-1 atas Swiss melalui babak perpanjangan waktu dan berhak melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Inggris.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026








