Banten

Bikin Geram! Kasus Bullying ABG di Cilacap Meledak, Korban Dijambak hingga Ditampar

Abdurahman | 7 Agustus 2026, 15:12 WIB
Bikin Geram! Kasus Bullying ABG di Cilacap Meledak, Korban Dijambak hingga Ditampar
Viral video dugaan perundungan ABG Cilacap, Jawa Tengah di media sosial. (Instagram/infocilacap24jam)

AKURAT BANTEN— Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi kekerasan di kalangan remaja.

Belum lama ini, dua potongan video aksi perundungan (bullying) yang melibatkan sekelompok anak baru gede (ABG) perempuan di Cilacap, Jawa Tengah, beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial.

Tindakan anarkis yang terekam jelas dalam video tersebut sontak memancing amarah warganet.

Kasus ini kini telah resmi berada di bawah penanganan ketat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Cilacap, sementara pihak berwenang bergerak cepat memberikan perlindungan kepada korban.

Baca Juga: Resmi Dikunci Real Madrid hingga 2032, Nilai Kontrak Fantastis Vinicius Junior Bikin Bulu Kuduk Merinding!

Dua Video Viral, Pelaku dan Korban Orang yang Sama

Berdasarkan hasil penyelidikan dan koordinasi kepolisian, terungkap fakta mengejutkan bahwa dua video yang meresahkan publik tersebut melibatkan pelaku dan korban yang sama, namun terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Sudah ditangani Unit PPA, kemarin ke rumah korban didampingi Pak Bhabin Karangtalun. Hasil koordinasi Kanit Reskrim ke Unit PPA, dua video di atas adalah kejadian dengan pelaku dan korban yang sama, TKP yang berbeda,

— Ipda Galih Soecahyo, Kasi Humas Polresta Cilacap

Pihak kepolisian memastikan proses hukum berjalan. Saat ini, penyidik tengah memanggil para saksi dan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Baca Juga: Perumda Tirta Benteng Berlakukan Diskon 81 Persen Biaya Sambungan Air Bersih Selama Agustus

Motif Asmara dan Tuduhan Miring di Balik Layar

Dalam video pertama berdurasi 1 menit 30 detik yang sempat diunggah oleh akun Instagram @infocilacap24jam, tampak seorang remaja putri tak berdaya saat dijambak dan ditampar oleh beberapa rekan sebayanya.

Berdasarkan percakapan di dalam video, insiden tersebut dipicu oleh masalah percintaan. Terduga pelaku meluapkan emosi mendalam kepada korban yang hanya bisa pasrah dan menangis.

"Kalau tau punya salah ya diam, nangis terus. Ya lebih sakit orang yang dirusak hubungannya sama difitnah," teriak terduga pelaku kepada korban di dalam video.

Kemarahan pelaku tidak berhenti di situ. Pada video kedua berdurasi 51 detik yang berlokasi di sekitar Jalan Keramik Karangtalun, Cilacap, aksi serupa kembali terulang di pinggir lapangan akibat dugaan perselisihan karena saling bicara di belakang.

Baca Juga: Chelsea Siap Pecahkan Transfer! Diogo Costa Jadi Target Utama, Klausul Rp1,1 Triliun Siap Ditebus

Dinsos PPPA Bergerak Cepat Pulihkan Mental Korban

Melihat masifnya dampak psikologis dari video yang beredar, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Cilacap langsung menerjunkan tim untuk melakukan penjangkauan langsung ke kediaman korban.

Langsung turun tangan untuk melakukan penjangkauan, asesmen mendalam, dan pendampingan psikososial bagi anak korban bullying, — Pernyataan Resmi Dinsos PPPA Kabupaten Cilacap

Pemerintah daerah menekankan bahwa penanganan kasus anak di bawah umur memerlukan kehati-hatian tingkat tinggi.

"Fokus utama kami bukan sekadar merespons viralnya informasi, melainkan menjaga kesehatan mental, memulihkan trauma, dan melindungi masa depan anak," tegas pihak Dinsos.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat luas untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan remaja, agar tindakan perundungan serupa tidak kembali berulang. (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman