Niat Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka: Begini Kronologi Lengkapnya

AKURAT BANTEN– Niat mulia seorang Ketua RT untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan justru berujung petaka.
Chris Jatender, seorang Ketua RT di kawasan Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, kini harus berurusan dengan hukum dan menyandang status sebagai tersangka.
Alih-alih mendapat dukungan, teguran Chris terhadap warganya terkait aktivitas bakar sampah justru memicu perselisihan hebat yang berakhir di meja hijau.
Baca Juga: Darurat NTT! RS Rusak Parah, Ratusan Pasien Dievakuasi ke Area Terbuka Demi Selamatkan Nyawa
Berawal dari Teguran Lingkungan
Insiden ini bermula pada 25 September 2025 pagi.
Saat melintas, Chris mendapati seorang warga bernama Fakhriadi yang merupakan mantan Ketua RT di wilayah yang sama, tengah membakar tumpukan daun kering di halaman samping rumahnya.
Sebagai Ketua RT yang sedang menjabat, Chris menegur Fakhriadi dengan alasan pembakaran sampah tersebut melanggar aturan kebersihan lingkungan.
Namun, teguran tersebut ditanggapi dengan nada defensif.
"Pelapor (Fakhriadi) berdalih yang dibakar hanyalah daun kering, bukan plastik, sehingga ia merasa masih diperbolehkan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Wawan Dody Irawan, Sabtu (15/8/2026).
Adu Mulut Berujung Siraman Air dan Helm Melayang
Perdebatan yang awalnya hanya terjadi di pinggir jalan kian memanas.
Merasa tegurannya diabaikan, Chris kembali mendatangi rumah Fakhriadi untuk memberikan teguran dengan nada yang lebih tinggi. Situasi pun kian tidak terkendali.
Menurut pihak kepolisian, Fakhriadi yang merasa terganggu akhirnya menyiramkan air kolam menggunakan gelas besar ke arah wajah dan baju Chris sebanyak dua kali.
Fakhriadi juga melontarkan kata-kata yang menyinggung jabatan Chris sebagai Ketua RT.
"Situasi memuncak saat pelapor menyiramkan air kolam ke wajah dan baju Chris," jelas Wawan.
Tak tinggal diam, perkelahian fisik pun pecah. Fakhriadi dikabarkan keluar rumah membawa tongkat kayu.
Chris, yang saat itu dalam kondisi emosional, mengaku dadanya sempat terkena tongkat tersebut.
Di saat bersamaan, Chris mengayunkan helm yang ia bawa hingga mengenai wajah Fakhriadi hingga tersungkur.
Baca Juga: Efek Domino Piala Dunia 2026: Julian Alvarez Jadi Rebutan Klub Elit Eropa
Berkas P21: Nasib Ketua RT di Tangan Jaksa
Berdasarkan keterangan polisi, setelah Fakhriadi terjatuh, Chris diduga melakukan serangkaian tindakan pemukulan di bagian kepala, belakang telinga, hingga hidung pelapor.
Kini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan dan dinyatakan lengkap atau P21.
Chris Jatender dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP juncto Pasal 466 ayat 1 KUHP terkait dugaan penganiayaan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana



