Bikin Heboh Istana! Cuma Ada Satu di Dunia, Tas Eksklusif Chanel Métiers d'Art yang Dijinjing Iriana Jokowi

AKURAT BANTEN – Penampilan Ibu Negara Iriana Jokowi saat menghadiri perayaan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026), mendadak menjadi pusat perhatian publik.
Bukan sekadar khidmatnya upacara, aksesori tas Chanel yang melengkapi busana beliau sukses mencuri atensi hingga memicu perdebatan di kalangan warganet.
Usut punya usut, tas yang dijinjing Iriana Jokowi bukan barang pasaran. Koleksi dari lini Chanel Métiers d'Art 2024 ini disebut-sebut sebagai salah satu collector’s piece paling langka yang keberadaannya hampir mustahil ditemukan di butik resmi mana pun.
Perburuan Global yang Dramatis
Kabar mengenai kelangkaan tas ini mencuat setelah personal shopper ternama, Athena Thalia, membagikan kisahnya saat berusaha mendapatkan tas serupa untuk seorang klien.
Athena mengungkapkan bahwa mendapatkan tas ini bukan perkara uang semata, melainkan tentang ketepatan waktu dan keberuntungan di pasar barang mewah global.
Dalam pengakuannya, Athena bahkan telah menyisir jaringan penjualan Chanel di seluruh Eropa, namun hasilnya nihil. Sistem mencatat bahwa stok untuk seri tersebut benar-benar kosong.
Gue cari tas ini. Valid beneran tunggal satu karena pas gue tanya Sales Associate (SA) gue di EU, dia sudah cek di sistem, nihil all over EU. Ternyata oh ternyata, tas ini termasuk collector's piece. Yang bikin stres adalah: ini tas juga dilirik sama personal shopper terkenal yang berbasis di NYC, ungkap Athena Thalia melalui media sosialnya.
Mengapa Sangat Diburu?
Koleksi Métiers d'Art merupakan lini spesial Chanel yang tidak diproduksi massal.
Dirancang dengan mengutamakan keahlian kriya (craftsmanship) tingkat tinggi, tas ini memadukan estetika Chanel yang ikonik dengan detail motif khas yang terinspirasi dari budaya Tiongkok.
Penggunaan payet dan sulaman tangan yang sangat mendetail menjadikan setiap unitnya memiliki karakter unik.
Inilah alasan mengapa para kolektor barang mewah di seluruh dunia rela berburu hingga ke Amerika Serikat demi memperebutkan satu unit yang tersedia.
Baca Juga: Nyaris Ricuh! 21 Penyusup Berbawa Molotov Ditangkap Polisi Sebelum Demo Mahasiswa Meledak
Harga yang Mencerminkan Eksklusivitas
Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai harga yang dibayarkan, para pakar fashion memperkirakan nilai tas tersebut mencapai 25.000 dolar AS, atau sekitar Rp450 juta.
Harga ini tentu belum termasuk biaya asuransi, pengiriman internasional, dan pajak bea masuk yang harus dibayarkan.
Kehadiran tas ini di tangan Iriana Jokowi saat momen kenegaraan seolah menjadi penegasan akan selera busana Ibu Negara yang elegan sekaligus up-to-date dengan tren koleksi dunia.
Artikel ini pun menjadi bukti nyata bagaimana sebuah barang fashion tidak hanya sekadar pelengkap gaya, tetapi juga menjadi instrumen investasi dan simbol status yang sangat diburu di kalangan elit kolektor dunia.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kemenkes Perkuat Deteksi Penyakit Menular di Pintu Masuk Bandara Soekarno-Hatta
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






