Hitungan POIN Klasmen Liga Voli Korea Selatan Tidak Umum, Beda Dengan Indonesia

AKURAT BANTEN - Pada akhir abad ke-19, di mana olahraga ini pertama kali muncul di Amerika Serikat. Pada tahun 1895, William G. Morgan, seorang instruktur olahraga, menciptakan permainan "Mintonette" sebagai alternatif olahraga dalam ruangan yang lebih ringan dibandingkan bola basket. Permainan ini akhirnya mengalami perubahan nama menjadi "volleyball" karena ciri khas pemainnya yang melambungkan bola.
Bola voli dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari enam pemain di lapangan. Tujuannya adalah mengirim bola ke sisi lawan dan mencegah bola jatuh di sisi sendiri. Setiap tim berusaha untuk memenangkan poin dengan cara mematikan bola di lapangan lawan atau membuat lawan melakukan kesalahan. Permainan ini memiliki tiga set, dan tim yang mencapai 25 poin terlebih dahulu dengan selisih minimal dua poin, akan memenangkan set tersebut.
- Baca Juga: Megawati Hangestri Percaya Diri Red Sparks Vs Pink Spider, Karena Pernah Mengalahkan 3 Set Langsung
- Baca Juga: 3 Kali Kalah, Megawati Tidak Lagi Diandalkan Red Sparks?
- Baca Juga: RED SPARKS Kembali Menelan Kekalahan, Pertandingan Berlangsung Ketat Selama 5 SET
Cara penghitungan poin klasemen dalam Liga Voli Korea Selatan pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan kejuaraan voli pada umumnya.
- Setiap kemenangan dengan skor 3-0 dan 3-1 akan dihargai dengan tiga poin.
- Sebaliknya, tim yang kalah dengan skor 0-3 dan 1-3 tidak mendapatkan poin.
- Untuk setiap kemenangan dengan skor 3-2 hanya diganjar dengan dua poin.
- Adapun tim yang kalah 2-3 akan diganjar dengan satu poin.
Yang membedakan penghitungan poin Liga Korea dengan kejuaraan voli lainnya adalah pada penentuan posisi tim di klasemen, Di ajang voli pada umumnya, penentuan posisi di klasemen untuk tim yang memiliki poin yang identik adalah dengan:
Jumlah menang > jumlah poin > rasio set > rasio poin per game.
Sistem di atas tidak berlaku pada Liga Voli Korea Selatan.
Pada Liga Voli Korea, penghitungannya berdasarkan:
Jumlah poin > jumlah menang > rasio set > rasio poin > head to head pada pertemuan terakhir.
Sistem ini sama persis dengan yang diterapkan di Liga Voli Brasil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










